31 Juta Rakyat Iran Daftar Sukarelawan Berani Mati untuk Hadapi Ancaman Perang Jilid II, Ini 5 Faktanya

Rabu, 06 Mei 2026 - 01:10 WIB
loading...
A A A
Sementara itu, iring-iringan kendaraan bersenjata yang didukung negara terus berkeliaran di jalan-jalan Teheran dan kota-kota lain pada malam hari, dan pendukung pemerintah mengadakan demonstrasi di alun-alun dan persimpangan kota besar di mana mereka sering memutar nyanyian keagamaan dari pengeras suara dan mengibarkan bendera sambil dikawal oleh kendaraan lapis baja.

3. Pendaftaran Sukarelawan Siap Mati

Kampanye publik utama pemerintah Iran untuk menjaga narasi perang tetap aktif di dalam negeri disebut "Jan Fadaa", yang berarti seseorang yang siap "mengorbankan" nyawanya untuk tujuan tersebut.

Para sukarelawan dapat mendaftar melalui situs web yang dikelola negara, hanya dengan menggunakan nomor telepon. Saat ini, tidak diperlukan nomor identitas nasional atau pendaftaran pribadi.

Sebuah pesan teks yang dikaitkan dengan Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei bulan lalu menyebut kampanye tersebut sebagai "salah satu elemen penting yang berdampak dalam negosiasi dengan musuh".

Presiden, ketua parlemen, dan sejumlah besar pejabat lainnya telah memuji inisiatif tersebut, mengatakan bahwa mereka "bangga" mewakili anggotanya. Kepala Kehakiman Gholam-Hossein Mohseni-Ejei menyebutnya "bersejarah".

Media pemerintah telah menayangkan banyak wawancara dengan orang-orang yang berpartisipasi dalam kampanye tersebut, yang mengatakan bahwa mereka siap mengorbankan nyawa mereka jika perlu.

“Saya akan berada di lapangan bersama keluarga saya selama diperlukan,” kata seorang pria yang didampingi oleh keluarganya.

Para anggota kelompok tersebut mengatakan kepada Kantor Berita Mehr yang berafiliasi dengan IRGC, menyatakan kesiapan mereka untuk "berjuang sampai mati".

4. Sudah 31 Juta Warga Iran Bergabung

Jan Fadaa mengatakan mereka memiliki lebih dari 31 juta anggota aktif, yang mewakili lebih dari sepertiga populasi Iran, atau lebih dari setengah populasi di atas usia 12 tahun. Namun, pihak berwenang belum merilis dokumentasi apa pun untuk mendukung klaim tersebut, yang muncul beberapa bulan setelah ribuan orang tewas dalam protes nasional pada bulan Januari.

Kampanye ini telah menjadi sasaran kritik dari warga Iran yang berbasis di luar negeri yang menentang pemerintah, beberapa di antaranya mengklaim bahwa angka pendaftaran sebenarnya jauh lebih rendah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Fasilitas Gas Qatar, Korban Berjatuhan
Rekomendasi
2 Fakta Stasiun JIS:...
2 Fakta Stasiun JIS: Hanya Miliki Satu Peron dan Beroperasi hingga Pukul 21.30 WIB
Timnas Amerika Serikat...
Timnas Amerika Serikat Dapat Jalur Relatif Mudah ke Semifinal Piala Dunia 2026
Pecahkan Rekor Piala...
Pecahkan Rekor Piala Dunia, Gol Bersejarah Lionel Messi Tuai Perdebatan
Berita Terkini
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Infografis
Siap Hadapi Ancaman...
Siap Hadapi Ancaman Perang Israel, Yaman Siagakan Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved