31 Juta Rakyat Iran Daftar Sukarelawan Berani Mati untuk Hadapi Ancaman Perang Jilid II, Ini 5 Faktanya

Rabu, 06 Mei 2026 - 01:10 WIB
loading...
A A A
Ali Sharifi Zarchi, mantan profesor yang beralih menjadi pembangkang, mengatakan pekan lalu bahwa kesalahan desain di situs web kampanye tersebut menyebabkan baris kode di bagian belakang situs web terbuka, yang menunjukkan bahwa kurang dari empat juta orang telah mendaftar.

Ia dan pihak lain yang menguatkan data tersebut juga meneliti perkembangan pendaftaran dalam kampanye tersebut, menggunakan informasi yang dirilis dari media pemerintah terkemuka.

Mereka menemukan bahwa tidak ada periode waktu tertentu atau peristiwa besar, termasuk dimulainya gencatan senjata pada 8 April, yang memiliki dampak berarti pada jumlah pendaftaran yang diperbarui di situs web. Tidak ada pasang surut seperti yang terlihat dalam kampanye publik serupa, yang menurut para kritikus menunjukkan bahwa angka-angka tersebut dihasilkan secara artifisial.

Setelah kritik tersebut, kampanye tersebut mulai melaporkan jauh lebih sedikit pendaftaran baru.

5. Perempuan Juga Ikut Menjadi Sukarelawan

Minggu ini, otoritas Iran menunjuk seorang juru bicara untuk kampanye tersebut, Sasan Zare, yang mengadakan konferensi pers untuk menolak semua tuduhan dan menyerang Sharifi Zarchi karena "memberikan platformnya kepada musuh-musuh rakyat".

Juru bicara tersebut mengatakan lebih dari 60 persen dari mereka yang terdaftar adalah perempuan dan "mayoritas" berusia antara 20 dan 45 tahun.

Ia juga mengatakan bahwa kampanye ini akan keluar dari status "simbolis" saat ini dan akan segera mengajak orang-orang yang terdaftar untuk terlibat dalam kegiatan yang ditentukan oleh negara, yang akan diumumkan kemudian.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Harga Minyak Dunia Kembali...
Harga Minyak Dunia Kembali Tembus USD100 per Barel, Pertalite Bakal Naik?
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
Trump Murka Houthi Serang...
Trump Murka Houthi Serang 2 Kapal Tanker Saudi, Ancam Gempur Iran Habis-habisan
Rekomendasi
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Kisah Paredes Dicuekin...
Kisah Paredes Dicuekin Messi Sampai 3 Bulan Gara-gara Liga Champions
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pimpin Pengembangan Ekosistem SAF di ASEAN
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved