31 Juta Rakyat Iran Daftar Sukarelawan Berani Mati untuk Hadapi Ancaman Perang Jilid II, Ini 5 Faktanya

Rabu, 06 Mei 2026 - 01:10 WIB
loading...
31 Juta Rakyat Iran...
Sebanyak 31 juta rakyat Iran daftar sukarelawan berani mati. Foto/Press TV
A A A
TEHERAN - Media Iran mengatakan sebuah kapal perang Amerika Serikat yang mencoba melintasi Selat Hormuz telah dihantam dua rudal setelah mengabaikan peringatan. Kapal perang yang tidak disebutkan namanya itu harus mundur dari dekat pelabuhan Jask di Iran pada hari Senin dan "melarikan diri", menurut Kantor Berita Fars, yang berafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).

Militer AS, dalam pernyataan di media sosial, membantah bahwa salah satu kapalnya telah diserang.

Laporan oleh Fars muncul beberapa jam setelah kepala komando militer gabungan Iran memperingatkan pasukan AS bahwa mereka akan diserang jika memasuki Selat Hormuz.

Mayor Jenderal Ali Abdollahi mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa angkatan bersenjata di bawah komandonya akan "mempertahankan dan mengelola keamanan Selat Hormuz dengan sekuat tenaga" sebagai tanggapan atas pengumuman Presiden AS Donald Trump pada hari Minggu bahwa AS akan "membimbing" kapal-kapal yang terdampar akibat perang AS-Israel di Iran melalui jalur air utama tersebut.

31 Juta Rakyat Iran Daftar Sukarelawan Berani Mati untuk Hadapi Ancaman Perang Jilid II, Ini 5 Faktanya

1. Memobilisasi Dukungan Rakyat Iran

Ketegangan terbaru muncul ketika otoritas Iran memobilisasi pendukung untuk mempersiapkan konflik yang berpotensi panjang saat mereka terus bertukar proposal dengan AS di tengah upaya untuk mengakhiri perang yang dimulai pada 28 Februari melalui negosiasi.

Kementerian Luar Negeri Iran pada hari Senin mengkonfirmasi bahwa Teheran sedang meninjau teks terbaru dari Washington yang disampaikan melalui Pakistan tetapi mendesak pendekatan yang lebih "realistis" dari Trump.

Otoritas di Teheran tidak akan berbicara tentang "apa pun kecuali pengakhiran penuh perang pada tahap ini," kata juru bicara kementerian Esmaeil Baghaei kepada wartawan.


2. Mengajak Rakyat untuk Berkorban

Hampir satu bulan setelah gencatan senjata menghentikan pertempuran skala besar, otoritas Iran mencoba untuk membangun kembali kemampuan rudal dan drone mereka jika perang dimulai kembali, termasuk dengan menggali pintu masuk yang dibom ke pangkalan bawah tanah yang menyimpan amunisi dan peralatan.

Kini memasuki minggu ke-10, atau lebih dari 1.550 jam, pemadaman internet yang hampir total yang memengaruhi lebih dari 90 juta warga Iran terus diberlakukan oleh pemerintah karena "pertimbangan keamanan". Pihak berwenang mengatakan langkah-langkah tersebut akan tetap berlaku hingga akhir perang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Polri Ungkap Peran Ganda...
Polri Ungkap Peran Ganda Frans Antoni di Jaringan Narkoba Fredy Pratama
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Berita Terkini
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Infografis
AS Peringatkan Iran:...
AS Peringatkan Iran: 100 Meter dari Kapal Perang AS Dianggap Ancaman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved