AS Bantah Kapalnya Dirudal Iran, Harga Minyak Naik Drastis
Senin, 04 Mei 2026 - 18:42 WIB
loading...
A
A
A
Minyak mentah Brent, patokan minyak global, naik 3,8% menjadi USD112,3 per barel. WTI, patokan AS, naik dengan margin serupa menjadi USD105,6 per barel.
Harga minyak sempat turun sebentar pada Senin pagi, setelah Gedung Putih mengumumkan rencana untuk memandu kapal-kapal keluar dari Selat Hormuz. Komando Pusat AS mengatakan akan "mendukung kapal dagang yang ingin bebas melintasi koridor perdagangan internasional yang penting ini."
Namun, masih ada keraguan apakah pengawalan angkatan laut AS akan cukup untuk membuat kapal tanker minyak melintasi selat dalam jumlah besar. Setidaknya untuk saat ini, harga minyak mentah mencerminkan "bukan hanya gangguan, tetapi juga risiko bahwa gangguan tersebut akan terus berlanjut," menurut Stephen Innes, mitra pengelola di SPI Asset Management. “Washington dan Teheran terlibat dalam konfrontasi yang terasa kurang seperti diplomasi dan lebih seperti dua bank sentral yang saling menantang untuk mundur,” tulisnya dalam sebuah catatan pada hari Senin.
Sementara itu, indeks saham berjangka AS menunjukkan pembukaan yang sedikit lebih lemah, dengan indeks saham utama juga lebih rendah di Paris dan Frankfurt. Di Asia, Kospi Korea Selatan ditutup 5% lebih tinggi pada hari Senin karena reli di perusahaan semikonduktor. Pasar saham di Jepang, Tiongkok, dan Inggris tutup hari ini karena hari libur nasional.
Harga minyak sempat turun sebentar pada Senin pagi, setelah Gedung Putih mengumumkan rencana untuk memandu kapal-kapal keluar dari Selat Hormuz. Komando Pusat AS mengatakan akan "mendukung kapal dagang yang ingin bebas melintasi koridor perdagangan internasional yang penting ini."
Namun, masih ada keraguan apakah pengawalan angkatan laut AS akan cukup untuk membuat kapal tanker minyak melintasi selat dalam jumlah besar. Setidaknya untuk saat ini, harga minyak mentah mencerminkan "bukan hanya gangguan, tetapi juga risiko bahwa gangguan tersebut akan terus berlanjut," menurut Stephen Innes, mitra pengelola di SPI Asset Management. “Washington dan Teheran terlibat dalam konfrontasi yang terasa kurang seperti diplomasi dan lebih seperti dua bank sentral yang saling menantang untuk mundur,” tulisnya dalam sebuah catatan pada hari Senin.
Sementara itu, indeks saham berjangka AS menunjukkan pembukaan yang sedikit lebih lemah, dengan indeks saham utama juga lebih rendah di Paris dan Frankfurt. Di Asia, Kospi Korea Selatan ditutup 5% lebih tinggi pada hari Senin karena reli di perusahaan semikonduktor. Pasar saham di Jepang, Tiongkok, dan Inggris tutup hari ini karena hari libur nasional.
(ahm)
Lihat Juga :