Viral, Pria India Bawa Mayat Saudaranya ke Bank untuk Tarik Uang Korban

Kamis, 30 April 2026 - 09:30 WIB
loading...
Viral, Pria India Bawa...
Seorang pria India membawa mayat saudara perempuannya ke bank untuk menarik uang korban. Kejadian ini memicu kemarahan publik. Foto/The Daily Star
A A A
NEW DELHI - Seorang pria di India membawa mayat saudara perempuannya, yang sudah berwujud kerangka, ke bank sebagai bukti kematian untuk menarik uang korban. Kejdian itu, yang telah viral, memicu kemarahan publik di negara Asia Selatan tersebut.

Kejadian itu berlangsung pada hari Senin di negara bagian Odisha, India timur.

Bank induk milik negara dari pemberi pinjaman tersebut telah mengklarifikasi bahwa mereka hanya meminta dokumen yang sah untuk menarik uang mendiang, membantah laporan bahwa bank tersebut meminta kehadiran fisik mendiang.

Baca Juga: Perempuan Ini Lempar Bom ke Pacarnya saat Bertengkar, Kini Terancam Dipenjara 25 Tahun

Bank tersebut mengatakan telah menyelesaikan klaim sebesar USD204 atas nama tiga ahli waris sah dan telah menyerahkan uang tersebut kepada mereka.

Menteri Pendapatan Negara Bagian Odisha Suresh Pujari mengatakan ada “kurangnya pendekatan kemanusiaan", dan menambahkan bahwa pemerintah akan memastikan tindakan tegas terhadap para pejabat yang terlibat.

Partai oposisi mengecam insiden tersebut sebagai tindakan yang tidak sensitif. Seorang anggota parlemen oposisi di Majelis Tinggi Parlemen, Manas Ranjan, mendesak Menteri Keuangan Federal Nirmala Sitharaman untuk segera turun tangan dalam menyederhanakan prosedur perbankan, sebagaimana dilaporkan PTI, Kamis (30/4/2026).

Pengguna media sosial juga dengan cepat menyatakan kemarahan atas insiden tersebut.

“Ketika aturan dilanggar untuk korupsi, berkas-berkas diproses dengan cepat. Tetapi ketika kaum miskin membutuhkan martabat, belas kasihan, dan akal sehat, sistem menjadi kaku,” tulis seorang pengguna di X.

“Ini bukan hanya tragedi satu orang. Ini adalah cerminan tata kelola, akuntabilitas perbankan,” lanjut dia.

Pengguna media sosial lainnya menunjukkan bahwa insiden tersebut terjadi di distrik asal menteri tertinggi di negara bagian tersebut. “Insiden ini menunjukkan bukan hanya kurangnya kesadaran, tetapi juga kegagalan pemahaman dasar tentang kemanusiaan dalam sistem,” imbuh pengguna tersebut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Venezuela: 235 Orang Tewas, 1.500 Luka, Banyak Jasad Terkubur Reruntuhan
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Purbaya Bakal Tempatkan...
Purbaya Bakal Tempatkan Dana Rp400 Triliun Lagi di Himbara
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Gempa M7,2 di Jepang:...
Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil
Rekomendasi
5 Peserta Meninggal...
5 Peserta Meninggal Dunia, Kemhan Evaluasi Latsarmil Calon Manajer Kopdes Merah Putih
Lima Korban SPPI dan...
Lima Korban SPPI dan Momentum Membenahi Program Bela Negara bagi Sipil
Siapa Keiichi Tsuchiya?...
Siapa Keiichi Tsuchiya? Legenda yang Ubah Drifting dari Balapan Liar Jadi Kultur Global
Berita Terkini
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved