Serangan Iran Akibatkan Kerusakan Senilai Rp86 Triliun di Berbagai Pangkalan AS di Teluk

Selasa, 28 April 2026 - 19:30 WIB
loading...
Serangan Iran Akibatkan...
Asap mengepul setelah Iran melancarkan serangan rudal ke markas utama Armada ke-5 Angkatan Laut AS di Manama sebagai balasan atas serangan AS-Israel, di Bahrain, 28 Februari 2026. Foto/Stringer/Anadolu Agency
A A A
TEHERAN - Laporan dari NBC News mengatakan serangan Iran menyebabkan kerugian miliaran dolar pada aset dan pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di seluruh wilayah Teluk. Data ini muncul seiring gencatan senjata antara AS dan Iran.

Mengutip sumber-sumber yang mengetahui informasi tersebut, jaringan berita itu mengatakan landasan pacu, sistem radar canggih, puluhan pesawat, gudang, pusat komando, hanggar, dan infrastruktur komunikasi satelit terkena serangan yang mencakup beberapa negara di Timur Tengah.

Sumber-sumber tersebut mengatakan biaya perbaikan dapat mencapai USD5 miliar (Rp86 triliun), tidak termasuk biaya perbaikan sistem radar, senjata, pesawat, dan peralatan lain yang rusak atau hancur total.

Pangkalan Camp Buehring di Kuwait termasuk di antara lokasi yang terkena dampak, dengan kerusakan awal dilaporkan pada pesawat F-5 Iran pada hari-hari pertama perang.

Lokasi lain yang terdampak termasuk pangkalan Al Dhafra dan Al Ruwais di Uni Emirat Arab, Pangkalan Udara Pangeran Sultan di Arab Saudi, Pangkalan Udara Muwaffaq Salti di Yordania, serta fasilitas penyimpanan dan pelabuhan Kuwait.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Arkeolog Arab Saudi...
Arkeolog Arab Saudi Temukan Prasasti Bertulis Khalifah Umar bin Khattab
Rekomendasi
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan, Din Syamsuddin Siap Jadi Penjamin
Garda Bangsa Dukung...
Garda Bangsa Dukung Penuh Program Pemerintahan Prabowo
Kantor Imigrasi Denpasar...
Kantor Imigrasi Denpasar dan 2 Lokasi Lainnya Digeledah KPK, Bukti Elektronik hingga Dokumen Disita
Berita Terkini
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved