Wapres AS Vance Blokir Rencana Mossad Libatkan Kurdi dalam Perang Iran

Selasa, 28 April 2026 - 17:30 WIB
loading...
Wapres AS Vance Blokir...
Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) J. D. Vance. Foto/anadolu
A A A
WASHINGTON - Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) J. D. Vance menolak proposal yang dikaitkan dengan badan intelijen Israel, Mossad, yang bertujuan menggulingkan kepemimpinan di Iran. Kabar itu dilaporkan surat kabar Israel Yedioth Ahronoth.

Menurut laporan tersebut, rencana—yang dikaitkan dengan Kepala Mossad, David Barnea—menguraikan pendekatan multi-tahap yang dimulai dengan pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei dan tokoh-tokoh senior, diikuti dengan pemasangan kepemimpinan alternatif yang selaras dengan kepentingan Israel.

Surat kabar itu mengatakan fase selanjutnya membayangkan dukungan terhadap gerakan Kurdi untuk maju ke Iran, bersamaan dengan harapan akan adanya protes internal yang meluas.

Laporan itu menambahkan bahwa Vance, bersama dengan pejabat senior Gedung Putih, menentang proposal tersebut meskipun apa yang digambarkan sebagai persetujuan awal oleh Presiden AS Donald Trump selama pertemuan dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Mar-a-Lago.

Yedioth Ahronoth mengatakan pihaknya telah menahan rincian rencana tersebut hingga menerima izin dari sensor militer Israel, yang sebelumnya telah memberlakukan pembatasan terhadap penerbitan informasi terkait rencana tersebut.

Laporan itu juga menelusuri diskusi sebelumnya tentang menargetkan kepemimpinan Iran hingga masa jabatan Meir Dagan selama pemerintahan Ehud Olmert, ketika proposal dilaporkan diajukan untuk mengganti kepemimpinan negara dari dalam sistem yang ada.

Baca juga: Menlu Iran Sangkal Trump Punya Semua Kartu
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Menteri Israel Serukan...
Menteri Israel Serukan Penculikan dan Penyanderaan Wanita dan Pemuda Lebanon untuk Tekan Hizbullah
Unik! Polisi Peru Nyamar...
Unik! Polisi Peru Nyamar Jadi Maskot Piala Dunia 2026 saat Tangkap Pengedar Narkoba
Rekomendasi
FIFA Minta Timnas Mesir...
FIFA Minta Timnas Mesir Hapus 7 Bintang di Jersey Jelang Lawan Belgia
Suma UI Dukung LGBT,...
Suma UI Dukung LGBT, Universitas Indonesia Lakukan Evaluasi Internal
Benarkah Muharram atau...
Benarkah Muharram atau Suro Bulan Keramat? Begini Pandangan Islam
Berita Terkini
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved