Kapal Pesiar Mewah Rusia Senilai Rp8,6 Triliun Tembus Blokade Selat Hormuz

Selasa, 28 April 2026 - 07:26 WIB
loading...
Kapal Pesiar Mewah Rusia...
Nord, kapal pesiar supermewah yang terkait dengan miliarder Rusia Alexey Mordashov, telah menembus blokade Selat Hormuz. Foto/SuperYacht Times
A A A
TEHERAN - Sebuah kapal pesiar supermewah yang terkait dengan miliarder Rusia, Alexey Mordashov, telah leluas melintasi Selat Hormuz pada hari Sabtu. Padahal jalur perairan vital tersebut ditutup Iran, sedangkan Amerika Serikat (AS) memblokade pelabuhan-pelabuhan Iran di selat tersebut.

Alexey Mordashov merupakan miliarder yang dikenai sanksi Barat. Menurut data pelayaran, kapal pesiar tersebut menjadi salah satu dari sedikit kapal yang melintasi perairan di jantung konflik AS-Iran.

Baca Juga: Meski Diblokade AS, Iran Bisa Kirim 4 Juta Barel Minyak Senilai Rp6,8 Triliun

Kapal pesiar bernama Nord tersebut, yang panjangnya 142 meter (465 kaki) dan harganya lebih dari USD500 juta (lebih dari Rp8,6 triliun), meninggalkan marina Dubai sekitar pukul 14.00 GMT pada hari Jumat, melintasi Selat Hormuz pada Sabtu pagi, dan tiba di Muscat pada Minggu pagi. Demikian data dari platform MarineTraffic.

Tidak jelas bagaimana kapal pesiar multi-dek itu memperoleh izin untuk menggunakan rute tersebut. Sejak Februari, Iran telah membatasi lalu lintas secara ketat melalui selat tersebut, yang biasanya menangani sekitar seperlima pasokan minyak dunia.

Seorang perwakilan dari Mordashov—si taipan baja Rusia—menolak berkomentar pada hari Senin, sebagaimana dikutip Reuters, Selasa (28/4/2026).

Hanya beberapa kapal, terutama kapal dagang, yang telah melewati jalur air penting di pintu masuk Teluk setiap hari karena Washington dan Teheran mempertahankan ketegangan. Ini merupakan sebagian kecil dari rata-rata 125 hingga 140 pelayaran harian sebelum perang Iran dimulai pada 28 Februari.

Sebagai tindakan balasan, AS telah memberlakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Rusia dan Iran adalah sekutu lama dan telah menjadi lebih dekat dalam beberapa tahun terakhir, termasuk melalui perjanjian tahun 2025 yang memperkuat kerja sama intelijen dan keamanan.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi tiba di Rusia untuk bertemu Presiden Vladimir Putin pada hari Senin setelah diskusi dengan mediator di Pakistan dan Oman selama akhir pekan.

Mordashov, yang dikenal dekat dengan Putin, tidak secara resmi terdaftar sebagai pemilik Nord. Namun, data pengiriman dan catatan perusahaan Rusia dari tahun 2025 menunjukkan bahwa kapal tersebut terdaftar atas nama perusahaan Rusia yang dimiliki oleh istrinya pada tahun 2022.

Perusahaan tersebut terdaftar di kota Cherepovets, Rusia, tempat perusahaan baja Severstal milik Mordashov juga terdaftar.

Mordashov termasuk di antara sejumlah warga Rusia yang dikenai sanksi oleh Amerika Serikat dan Uni Eropa setelah invasi Rusia ke Ukraina karena hubungan mereka dengan Putin.

Sebagai salah satu kapal pesiar terbesar di dunia, Nord memiliki 20 kabin, kolam renang, helipad, dan kapal selam, menurut penerbitSuperyacht Times.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Efisiensi, Malaysia...
Efisiensi, Malaysia Tambah WFH bagi PNS Jadi 2 Hari Setiap Pekan
Rekomendasi
Ketum PB Akuatik Optimistis...
Ketum PB Akuatik Optimistis Skema Anggaran Pelatnas Multiyears Lahirkan Atlet Berprestasi
Ujian Tahun Pertama...
Ujian Tahun Pertama Kepengurusan AMKI, Mencari Bentuk di Tengah Industri Media
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Berita Terkini
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
5 Fakta Kim Jong-un...
5 Fakta Kim Jong-un Enggan Berbicara tentang Ibunya, Dijuluki Anak Haram dari Seorang Selir
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
7 Pemimpin yang Mengubah...
7 Pemimpin yang Mengubah Dunia, Fatima al Fihri yang Mendirikan Kampus Pertama di Dunia
Infografis
3 Negara Mayoritas Islam...
3 Negara Mayoritas Islam Terjebak Utang China, Indonesia Tembus Rp326 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved