Meski Diblokade AS, Iran Bisa Kirim 4 Juta Barel Minyak Senilai Rp6,8 Triliun

Selasa, 28 April 2026 - 01:10 WIB
loading...
Meski Diblokade AS,...
Meski diblokade AS, Iran kirim empat juta barel minyak ke luar negeri. Foto/X/@itswpceo
A A A
TEHERAN - Iran masih mengirimkan minyak — bahkan di bawah blokade angkatan laut AS — melemahkan upaya Washington untuk memutus jalur pasokan energinya dan meredakan kekhawatiran akan guncangan pasokan global yang segera terjadi.

Pelacak kapal tanker dan laporan media mengatakan Teheran telah memuat setidaknya 4,6 juta barel minyak mentah — senilai hampir USD400 juta atau senilai Rp6,8 triliun — di terminal ekspornya dalam beberapa hari terakhir, dengan empat juta barel lainnya tampaknya telah melewati garis blokade.

Citra satelit yang dikutip oleh perusahaan pemantau menunjukkan beberapa kapal "mematikan transponder" untuk menghindari pengawasan dan mengirimkan kargo di luar zona terlarang.

Dengan Iran yang berada di sepanjang pantai utara Selat Hormuz yang sempit, keunggulan geografisnya membuat penghindaran semacam itu lebih mudah.



Data tersebut menunjukkan jaringan ekspor yang lebih tangguh daripada yang diperkirakan pasar, bahkan ketika Amerika Serikat meningkatkan tekanan maritim di dalam dan sekitar Selat Hormuz — titik hambatan minyak paling penting di dunia.
Bagi pasar, pesannya sederhana: guncangan pasokan yang dikhawatirkan belum terjadi — namun.

Selat Hormuz, titik hambatan minyak utama dunia, tempat Iran berada di sepanjang pantai utara.

Selat Hormuz, titik hambatan minyak utama dunia, tempat Iran berada di sepanjang pantai utara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Tak Hanya Melarang Medsos,...
Tak Hanya Melarang Medsos, Inggris Perketat Penggunaan AI bagi Anak dan Remaja
Rekomendasi
Dulu Dibully Karena...
Dulu Dibully Karena Pendiam, Kini Syawal Adha Raih Centang Biru TikTok dan Instagram
Elza Syarief Mendadak...
Elza Syarief Mendadak Mundur sebagai Pengacara Sony Sonjaya, Alasannya Merasa Dibohongi
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Berita Terkini
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved