Selamat dalam 3 Kali Ancaman Pembunuhan, Trump: Kita Hidup di Dunia yang Gila

Senin, 27 April 2026 - 18:26 WIB
loading...
Selamat dalam 3 Kali...
Selamat dalam tiga kali ancaman pembunuhan, Donald Trump klaim kita hidup di dunia yang gila. Foto/X/White House
A A A
WASHINGTON - Penembakan di White House Correspondents' Dinner tampaknya merupakan upaya pembunuhan ketiga yang dihadapi Donald Trump , setelah insiden di Butler, Pennsylvania pada Juli 2024, dan di klub golfnya di Florida pada September tahun itu.

Namun dalam wawancara dengan 60 Minutes kemarin, Donald Trump mengatakan: "Saya tidak khawatir. Saya mengerti kehidupan. Kita hidup di dunia yang gila."

Ditanya tentang urutan kejadian - di mana JD Vance dievakuasi dari ruangan terlebih dahulu - Trump mengatakan dia "tidak mempermudah" agen Secret Service untuk mengevakuasinya dari ruangan.

"Saya ingin melihat apa yang terjadi... Saya ingin melihat apa yang sedang terjadi. Dan pada saat itu kami mulai menyadari, mungkin itu masalah yang buruk."



Ketika ditanya tentang "berbaring" saat digiring keluar ruangan, Trump menjawab: "Saya mulai berjalan bersama mereka [tim keamanan]. Saya berbalik, saya mulai berjalan, dan mereka berkata, 'Silakan berbaring. Silakan berbaring di lantai.'"

"Jadi saya turun dan Ibu Negara juga turun."

CBS News melihat dokumen tertulis yang diyakini terkait dengan tersangka, Cole Allen, yang mengatakan bahwa ia ingin menargetkan anggota pemerintahan Trump "dari peringkat tertinggi hingga terendah".

Selama wawancara 60 Minutes, Trump menjadi frustrasi dengan jurnalis Norah O'Donnell setelah ia bertanya tentang isi tulisan yang dilaporkan, yang mencakup referensi tentang "pedofil, pemerkosa, dan pengkhianat".

Ia menyebut O'Donnell "memalukan" karena menanyakan tentang kutipan tersebut, menambahkan bahwa "Anda seharusnya malu membaca itu, karena saya bukan salah satu dari hal-hal itu".

Trump mengatakan kepada CBS News bahwa dia "tidak khawatir" selama penembakan tersebut - meskipun pihak berwenang percaya bahwa presiden dan tokoh-tokoh senior pemerintah lainnya menjadi sasaran.

"Saya tidak khawatir. Saya mengerti kehidupan. Kita hidup di dunia yang gila," kata Trump.

Seorang petugas Secret Service terkena tembakan tetapi diperkirakan akan pulih sepenuhnya.

Tersangka Cole Tomas Allen, 31, dari Torrance, California diperkirakan akan didakwa secara resmi di pengadilan di Washington hari ini.

Semua ini terjadi saat Raja Charles III dijadwalkan tiba di Washington pada pukul 15.00 ET (20.00 BST). Kunjungan kenegaraannya akan "berlangsung sesuai rencana", kata Istana Buckingham, dengan sedikit penyesuaian pada beberapa acara.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Gempa Dahsyat Venezuela,...
Gempa Dahsyat Venezuela, Bandara Internasional Ditutup hingga Warga Berhamburan ke Jalan
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
BSSN, ABI dan PINTU...
BSSN, ABI dan PINTU Perkuat Sinergi Jamin Keamanan Transaksi Digital
Terancam Mobil China,...
Terancam Mobil China, Honda Justru Buka 4 Dealer Baru di Jateng dan Bali
Investor Saham Meningkat,...
Investor Saham Meningkat, Stockbit Andalkan Keamanan Berlapis
Berita Terkini
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved