Allen Tulis Manifesto sebelum Tembaki Dinner Trump, Isinya Benci Pedofil di Pemerintahan AS

Senin, 27 April 2026 - 07:40 WIB
loading...
A A A
"Pejabat administrasi (tidak termasuk [Direktur FBI Kash] Patel): mereka adalah target, diprioritaskan dari peringkat tertinggi hingga terendah," tulisnya.

Tentang Keamanan di Washington Hilton Hotel


Allen juga menjelaskan bagaimana dia mengatakan telah memasuki hotel dengan beberapa senjata tanpa ditentang oleh siapa pun.

“Satu hal yang langsung saya perhatikan saat memasuki hotel adalah rasa arogansi. Saya masuk dengan membawa beberapa senjata dan tidak seorang pun di sana mempertimbangkan kemungkinan bahwa saya bisa menjadi ancaman,” tulisnya.

“Keamanan di acara tersebut semuanya berada di luar, fokus pada para demonstran dan tamu yang baru datang, karena tampaknya tidak ada yang memikirkan apa yang terjadi jika seseorang check-in sehari sebelumnya. Tingkat ketidakkompetenan ini sungguh gila, dan saya sangat berharap hal ini diperbaiki pada saat negara ini kembali memiliki kepemimpinan yang benar-benar kompeten," lanjut tulisan Allen.

Dia menambahkan, “Seandainya saya seorang agen Iran, bukan warga negara Amerika, saya bisa saja membawa pistol Ma Deuce ke sini, dan tidak ada yang akan menyadarinya. Sungguh gila.”

“Oh, dan jika ada yang penasaran bagaimana rasanya melakukan hal seperti ini: mengerikan. Saya ingin muntah; saya ingin menangis untuk semua hal yang ingin saya lakukan dan tidak akan pernah saya lakukan, untuk semua orang yang kepercayaannya dikhianati; saya merasakan amarah memikirkan semua yang telah dilakukan pemerintahan ini,” tulisnya, seperti dikutip dari The New York Post, Senin (27/4/2026).
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Infantino Pastikan Trump...
Infantino Pastikan Trump Hadiri Final Piala Dunia 2026
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Survei: Semakin Banyak...
Survei: Semakin Banyak Warga Israel Tak Suka kepada Netanyahu gegara Perang Iran
Rekomendasi
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved