Mojtaba Khamenei Jalankan Komunikasi Rahasia dengan Menulis Surat, Disegel dan Dikirim visa Kurir

Minggu, 26 April 2026 - 20:40 WIB
loading...
Mojtaba Khamenei Jalankan...
Mojtaba Khamenei jalankan komunikasi rahasia. Foto/X
A A A
TEHERAN - Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Mojtaba Khamenei , sebagian besar absen dari pandangan publik sejak mengambil alih kepemimpinan setelah kematian ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, dalam serangan gabungan AS-Israel pada 28 Februari.

The New York Times, yang mengutip seorang pejabat Iran, tidak ada rekaman video atau audio dari pemimpin baru tersebut yang telah dirilis. Sebaliknya, arahan-arahan beliau hanya dibagikan melalui unggahan media sosial atau dibacakan di televisi pemerintah. Laporan tersebut menunjukkan bahwa Mojtaba bertindak "secara sadar karena ia tidak ingin terlihat rentan atau terdengar lemah dalam pidato publik pertamanya."

Mojtaba Khamenei Jalankan Komunikasi Rahasia dengan Menulis Surat, Disegel dan Dikirim visa Kurir

1. Tidak Boleh Dikunjungi Pejabat Iran

Protokol keamanan di sekitar Pemimpin Tertinggi telah mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya.

The New York Times menyatakan bahwa komandan senior Garda Revolusi dan pejabat pemerintah berpangkat tinggi menahan diri untuk tidak mengunjunginya, karena takut Israel dapat "melacak lokasinya" melalui pergerakan mereka dan mengatur pembunuhan.


2. Selalu Menggunakan Surat

Untuk menghindari pelacakan canggih oleh AS dan Israel, laporan tersebut merinci sistem komunikasi yang sederhana namun aman. Pesan yang ditujukan untuk Mojtaba "ditulis tangan, disegel dalam amplop dan diteruskan melalui rantai manusia" dari kurir tepercaya.

Para pembawa pesan ini dilaporkan menavigasi jalan raya dan jalan pedesaan terpencil dengan sepeda motor dan mobil untuk mencapai "tempat persembunyiannya," dengan tanggapannya mengikuti jalur aman yang sama.

3. Masih dalam Perawatan Kesehatan

Pejabat yang dikutip oleh New York Times lebih lanjut mengungkapkan bahwa meskipun pemimpin puncak tersebut terluka parah dalam serangan itu, ia tetap "tajam secara mental dan terlibat." Laporan tersebut menuduh bahwa serangan itu "merusak wajahnya" dan membuatnya membutuhkan "operasi plastik."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tak Ada Jalan Keluar,...
Tak Ada Jalan Keluar, 6 Pilihan Strategi Trump saat Perang Iran Makin Memburuk
Rudal Iran Makin Akurat...
Rudal Iran Makin Akurat Gempur Pangkalan AS, Benar Canggih atau Dibantu Rusia dan China?
Komandan CENTCOM Klaim...
Komandan CENTCOM Klaim Serangan AS di sekitar Hormuz Tidak Efektif, kecuali Perang Besar-besaran
Awalnya Merevisi, AS...
Awalnya Merevisi, AS Umumkan 18 Tentara Tewas dan 624 Lainnya Luka dalam Perang Melawan Iran
Ini Rudal Kheibar Shekan...
Ini Rudal Kheibar Shekan Iran yang Obrak-abrik Pangkalan AS: Misil Murah tapi Lebih Akurat
Jenderal Iran: Negara-negara...
Jenderal Iran: Negara-negara di Seluruh Dunia yang Bantu AS Akan Jadi Target Sah
AS-Iran Mendadak Gencatan...
AS-Iran Mendadak Gencatan Senjata, Harga Minyak Merosot Tajam hingga 5%
Kebakaran Hutan Dahsyat...
Kebakaran Hutan Dahsyat Menyebar di Prancis, Lebih dari 10.000 Orang Dievakuasi
Ngeri! Kecelakaan Maut...
Ngeri! Kecelakaan Maut Bus Kemendagri, 35 Orang Tewas
Rekomendasi
Google Hentikan Dukungan...
Google Hentikan Dukungan YouTube untuk Smartphone Jadul
Hasil Babak I Indonesia...
Hasil Babak I Indonesia vs Kamboja: Mitchell Baker Moncer, Garuda Unggul 3-0
BPDP dan RPN Dorong...
BPDP dan RPN Dorong UMKM Jadi Penggerak Hilirisasi Pangan Berbasis Sawit
Berita Terkini
Houthi dan Milisi Irak...
Houthi dan Milisi Irak Kompak Serang Arab Saudi, Riyadh: Agresor Itu Didukung Iran
Dunia Harus Alihkan...
Dunia Harus Alihkan Perhatian ke Tepi Barat! Israel Terus Caplok Tanah Warga Palestina
10 Raja Terkaya di Dunia,...
10 Raja Terkaya di Dunia, Nomor 1 Punya Harta Tembus Rp700 Triliun
Suriah Mencari Kesepakatan...
Suriah Mencari Kesepakatan Keamanan dengan Israel, Apa Dipicu Ketakutan atau Trauma?
Perang Ukraina Masuk...
Perang Ukraina Masuk ke Babak Baru, Pasokan Senjata Rusia ke Iran Terganggu
Tak Ada Jalan Keluar,...
Tak Ada Jalan Keluar, 6 Pilihan Strategi Trump saat Perang Iran Makin Memburuk
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved