AS Umumkan Sanksi Baru Targetkan Jaringan Mata Uang Kripto Iran

Sabtu, 25 April 2026 - 11:30 WIB
loading...
AS Umumkan Sanksi Baru...
Menteri Keuangan AS Scott Bessent. Foto/anadolu
A A A
WASHINGTON - Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS) pada hari Jumat mengumumkan sanksi baru yang menargetkan jaringan keuangan yang terkait dengan Iran, termasuk dompet aset digital. Kantor Pengawasan Aset Asing (OFAC) departemen tersebut “memberikan sanksi kepada beberapa dompet yang terkait dengan Iran — yang mengakibatkan pembekuan USD344 juta dalam mata uang kripto,” kata Menteri Keuangan Scott Bessent di perusahaan media sosial AS X.

“Kami akan melacak uang yang dengan putus asa diupayakan Teheran untuk dipindahkan ke luar negeri dan menargetkan semua jalur keuangan yang terkait dengan rezim tersebut,” tambah Bessent.

Sebelumnya, departemen tersebut mengumumkan mereka telah memberlakukan sanksi terkait Iran dan mengeluarkan izin umum yang mengizinkan penghentian kesepakatan yang melibatkan perusahaan China Hengli Petrochemical (Dalian) Refinery Co.

Juru bicara Departemen Luar Negeri Tommy Pigott mengatakan langkah-langkah tersebut merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk mengekang apa yang digambarkan Washington sebagai perdagangan minyak ilegal Iran.

Pernyataan Pigott muncul setelah Departemen Keuangan menjatuhkan sanksi pada kilang minyak independen utama China dan hampir 40 target lainnya.

“Tindakan ini memangkas aliran pendapatan yang mendanai aktivitas destabilisasi rezim di seluruh Timur Tengah. Kampanye tekanan maksimum pemerintah akan meminta pertanggungjawaban Teheran atas agresi regional dan ancamannya terhadap kepentingan Amerika,” tambahnya.

Baca juga: Iran Tak akan Izinkan Siapa Pun Ekspor Minyak dari Timur Tengah jika Teheran Tidak Bisa
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Hizbullah Tolak Pembaruan...
Hizbullah Tolak Pembaruan Gencatan Senjata Antara Israel dan Lebanon
Murka! Iran: Kami Berhak...
Murka! Iran: Kami Berhak Balas Serangan AS
Rekomendasi
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
Acaraki Jamu Festival...
Acaraki Jamu Festival 2026 Dorong Jamu Jadi Penggerak Ekonomi Nasional
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Berita Terkini
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Dunia Tahu Israel Memiliki...
Dunia Tahu Israel Memiliki Senjata Nuklir, tapi Kenapa Diam Saja?
Mengapa Komunitas Internasional...
Mengapa Komunitas Internasional Tak Bisa Menghentikan Gazanisasi di Lebanon?
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved