Pentagon Masih Mencari Dana untuk Pulihkan Stok Rudal yang Habis di Iran

Sabtu, 25 April 2026 - 07:36 WIB
loading...
Pentagon Masih Mencari...
Rudal jelajah presisi tinggi Joint Air-to-Surface Standoff Missile-Extended Range (JASSM-ER). Foto/wikipedia
A A A
WASHINGTON - Pentagon masih berjuang mendapatkan dana guna mempercepat pengisian kembali amunisi penting yang habis selama operasi militer Amerika Serikat-Israel melawan Iran. Kabar itu dilaporkan The New York Times, mengutip pejabat AS.

Pada bulan Januari, kontraktor pertahanan AS Lockheed Martin menandatangani perjanjian kerangka kerja dengan Departemen Perang untuk melipatgandakan produksi sistem pertahanan udara Terminal High Altitude Area Defense (THAAD).

Para pejabat mengatakan kepada The New York Times pada hari Kamis bahwa belum ada langkah yang diambil untuk memulai produksi yang diperluas, karena Pentagon masih menunggu persetujuan kongres untuk pendanaan tambahan. Sementara itu, Angkatan Bersenjata AS dengan cepat menghabiskan persediaan amunisi yang ada.

Laporan tersebut menyoroti rudal jelajah presisi tinggi Joint Air-to-Surface Standoff Missile-Extended Range (JASSM-ER) sebagai amunisi yang paling cepat habis.

Para pejabat mengatakan selama operasi melawan Iran, militer AS telah menggunakan 1.100 rudal, masing-masing seharga USD1,1 juta, sehingga hanya menyisakan 1.500 rudal sebagai cadangan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Ngeri! Suhu Paris Lebih...
Ngeri! Suhu Paris Lebih Panas daripada Makkah
Rekomendasi
THE Sustainability Impact...
THE Sustainability Impact Ratings 2026, Western Sydney University Raih Peringkat 3 Dunia
Prabowo: 4 Kali Saya...
Prabowo: 4 Kali Saya Kalah, tapi Tidak Mengganggu Pemimpin yang Dapat Mandat
Purbaya Tegaskan Investor...
Purbaya Tegaskan Investor Patriot Bond dan Merah Putih Bond Tak Kebal Hukum
Berita Terkini
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved