3.000 Kontainer Tertahan di Pakistan, Iran Cari Solusi Jalur Darat

Jum'at, 24 April 2026 - 22:05 WIB
loading...
A A A
Hamidreza Haji-Babaei, wakil ketua parlemen Iran kedua, mengatakan pada hari Kamis bahwa pendapatan pertama dari tol yang dikumpulkan dari kapal yang melewati Selat Hormuz telah disetorkan ke Bank Sentral Iran, seperti yang dilaporkan kantor berita semi-resmi Tasnim. Media pemerintah Iran dan pejabat pemerintah belum mengkonfirmasi jumlah tersebut.

Jumlah uang yang disetorkan belum diketahui, tetapi ini adalah konfirmasi resmi pertama dari Iran mengenai pengumpulan bea tol pengiriman.

Namun, ada kapal lain yang masih terjebak. Kapal-kapal yang terkait dengan Amerika Serikat, Israel, atau negara-negara yang memberlakukan sanksi ditolak mentah-mentah oleh rezim kontrol Hormuz Iran.

Kemudian ada biaya, kata para analis dan ahli, yang melampaui bea tol.

Perhitungan Iran


Jamil Ahmed Khan, mantan duta besar Pakistan, mengatakan kendala yang diberlakukan oleh blokade angkatan laut AS akan merugikan Iran.

“Iran tetap sangat bergantung pada pendapatan minyak, yang tidak dapat sepenuhnya direalisasikan ketika jalur ekspor utama — khususnya pelabuhan maritim — dibatasi atau terganggu,” katanya kepada Al Jazeera. “Kendala tersebut secara langsung berdampak pada pendapatan devisa negara dan stabilitas ekonomi secara keseluruhan”.

Iran juga bergantung pada impor bahan bakar olahan dan biji-bijian. “Ketergantungan ini membuat negara rentan terhadap gangguan rantai pasokan dan tekanan eksternal,” katanya. “Ketergantungan ekonomi dan struktural ini dapat berkontribusi pada meningkatnya frustrasi publik, terutama jika kekurangan atau inflasi meningkat”.

Namun Hassan dari CRSS memperingatkan agar tidak hanya melihat dampak blokade laut terhadap Iran melalui lensa "dunia biaya-manfaat standar".

“Ketika satu kepemimpinan merasakan ancaman eksistensial, rasionalitas ekonomi seperti yang kita definisikan di masa damai kehilangan prioritas. Ketahanan menjadi fungsi tujuan. Pengambilan keputusan Iran mencerminkan logika ini,” katanya.

“Mereka mungkin dapat mempertahankan selat tersebut dalam keadaan terganggu lebih lama dari yang diasumsikan banyak orang, justru karena perhitungannya bukan marginal tetapi eksistensial. Ada tradisi panjang dalam konflik semacam itu yang terangkum dalam rumusan yang sering dikaitkan dengan Ho Chi Minh: Anda mungkin menimbulkan kerugian yang lebih besar, tetapi pihak yang bertahan lebih lama akan menang. Pola pikir itu penting.”

Baca juga: Iran Beri Pengecualian untuk Rusia dan Negara Lain dalam Tarif Selat Hormuz
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Taiwan Luncurkan Puluhan...
Taiwan Luncurkan Puluhan Rudal HIMARS ke Arah China
Sebelum Meninggal Dunia,...
Sebelum Meninggal Dunia, Putri Thailand Bajrakitiyabha Alami Gangguan Jantung Serius
Rekomendasi
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Video Latihan Lisa BLACKPINK...
Video Latihan Lisa BLACKPINK di Piala Dunia 2026 Viral, Bikin Fans Tak Sabar
Kontroversi Wilton Sampaio:...
Kontroversi Wilton Sampaio: Wasit Brasil yang Keluarkan 3 Kartu Merah
Berita Terkini
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved