Deir el-Balah akan Gelar Pemilu Kota Pertama di Gaza dalam Hampir 2 Dekade

Kamis, 23 April 2026 - 18:30 WIB
loading...
Deir el-Balah akan Gelar...
Pengungsi berada di kamp tenda di Deir el-Balah, Gaza. Foto/unrwa
A A A
JALUR GAZA - Sejumlah kecil warga Palestina akan memberikan suara dalam pemilihan kota akhir pekan ini untuk pertama kalinya sejak tahun 2006. Ini menjadi momen harapan yang hati-hati di tengah serangan Israel dan blokade harian yang terus melingkupi kehidupan di Gaza.

Pemungutan suara diadakan di Deir el-Balah, salah satu dari sedikit kota di Gaza yang saat ini tidak diduduki pasukan darat Israel.

Hamas tidak ikut serta dan belum mendukung kandidat mana pun, meskipun beberapa kandidat pro-Hamas akan ada dalam surat suara. Hamas memenangkan pemilihan legislatif terakhir di Jalur Gaza lebih dari 20 tahun yang lalu.

“Untuk pertama kalinya dalam hidup saya, dalam 20 tahun, saya akan merasakan hal ini,” kata Adham al-Bardini yang berusia 34 tahun.

Dia menjelaskan, “Saya telah mendengar tentang pemilihan sejak saya lahir tetapi karena keadaan, tidak ada pemilihan yang terjadi. Tetapi kali ini, kami ingin ikut serta sehingga kami dapat mengubah kenyataan yang dipaksakan kepada kami.”

Abdul-Rahman al-Shaaf, 25 tahun, mengatakan keinginan di kalangan anak muda sangat besar.

“Semua orang ingin memperbaiki negara, terutama setelah dua tahun perang, apa yang telah kita saksikan, dan kehancuran yang terjadi,” ujar dia.

Di tengah pelanggaran gencatan senjata harian, Gaza sedang mempersiapkan pemilihan kota pertamanya sejak tahun 2006.

Pemilu kota akan diadakan pada hari Sabtu, dan banyak warga Palestina sangat antusias. Selama tiga tahun terakhir, kota-kota di seluruh Gaza tidak berfungsi. Ada krisis sampah, krisis air, krisis infrastruktur. Orang-orang berharap ini dapat membawa perubahan.

Penting untuk digarisbawahi bahwa pemilihan ini hanya akan diadakan di Deir el-Balah. Lingkungan dan kota lain di seluruh Gaza tidak akan menjadi bagian dari pemilihan ini.

Dan bagi sebagian besar penduduk Gaza, ini akan menjadi pengalaman yang benar-benar baru, banyak yang tidak tahu apa arti pemilihan atau bagaimana cara berpartisipasi di dalamnya.

Tetapi jika berjalan sesuai rencana, itu akan menunjukkan apa yang sebenarnya ingin dilihat warga Palestina untuk diperbaiki di kota-kota mereka.

Baca juga: Trump: Tak Ada Jangka Waktu untuk Akhiri Perang AS-Israel vs Iran!
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Perang Iran 2026: Akhir...
Perang Iran 2026: Akhir Pertempuran, Awal Perebutan Kemenangan
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
Gempa M7,2 di Jepang:...
Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil
Rekomendasi
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Purbaya soal Anggaran...
Purbaya soal Anggaran MBG: Saya Maunya Nol, Tapi Nggak Bisa Kan
Hajar Makau, Indonesia...
Hajar Makau, Indonesia Amankan Tiket Perempat Final Kejuaraan Bulu Tangkis Junior Asia 2026
Berita Terkini
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Infografis
2 Jenderal IRGC Tewas...
2 Jenderal IRGC Tewas dalam Serangan Udara Israel di Damaskus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved