Gaza Butuh Rp1.223 Triliun selama 10 Tahun Lagi untuk Pemulihan dan Rekonstruksi

Selasa, 21 April 2026 - 20:07 WIB
loading...
Gaza Butuh Rp1.223 Triliun...
Warga Palestina yang tinggal di lingkungan Sheikh Radwan berjuang mempertahankan kehidupan sehari-hari dalam kondisi sulit di Kota Gaza, Palestina, pada 29 Maret 2026. Foto/Saeed M. M. T. Jaras/Anadolu Agency
A A A
JALUR GAZA - Gaza diperkirakan akan membutuhkan USD71,4 miliar (Rp1.223 triliun) selama 10 tahun ke depan untuk pemulihan dan rekonstruksi setelah 24 bulan konflik. Perkiraan itu menurut penilaian bersama terakhir yang dirilis Senin oleh Uni Eropa (UE), PBB, dan Bank Dunia.

Penilaian Kerusakan dan Kebutuhan Cepat Gaza (RDNA) pada hari Senin mengatakan USD26,3 miliar dari total tersebut akan dibutuhkan dalam 18 bulan pertama untuk memulihkan layanan penting, membangun kembali infrastruktur penting, dan mendukung pemulihan ekonomi.

Penilaian tersebut memperkirakan kerusakan infrastruktur fisik di Gaza sebesar USD35,2 miliar, sementara kerugian ekonomi dan sosial diperkirakan sebesar USD22,7 miliar.

Disebutkan bahwa sektor yang paling terdampak oleh konflik adalah perumahan, kesehatan, pendidikan, perdagangan, dan pertanian.

Menurut laporan tersebut, lebih dari 371.888 unit perumahan telah hancur atau rusak, lebih dari setengah rumah sakit tidak berfungsi, dan hampir semua sekolah telah hancur atau rusak.

Laporan tersebut juga menyatakan ekonomi Gaza telah menyusut sebesar 84% dan menggambarkan dampak konflik terhadap pembangunan manusia sebagai bencana, memperkirakan pembangunan di wilayah tersebut telah mengalami kemunduran selama 77 tahun.

Laporan itu menambahkan sekitar 1,9 juta orang telah mengungsi, seringkali berkali-kali, dan lebih dari 60% penduduk telah kehilangan rumah mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Penembakan di Fasilitas...
Penembakan di Fasilitas Remaja, 6 Orang Tewas
Rekomendasi
Latihan Menembak Dihapus...
Latihan Menembak Dihapus dari Pembekalan Calon Manajer Kopdes, Puan: Sebaiknya Fokus Manajerial Saja
Betrand Peto Ungkap...
Betrand Peto Ungkap Momen Canggung Ruben Onsu Bertemu Sarwendah Sebelum Berangkat Umrah
Mantan Menpora Dito...
Mantan Menpora Dito Ariotedjo Kembali Diperiksa KPK Jadi Saksi Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Berita Terkini
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved