7 Perang Besar di Selat Malaka: Dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia

Selasa, 21 April 2026 - 18:46 WIB
loading...
7 Perang Besar di Selat...
Selat Malaka menjadi jalur laut strategis sejak masa kuno. Foto/anadolu
A A A
SELAT MALAKA - Selat Malaka bukan sekadar bentangan laut sempit di Asia Tenggara. Di balik perairannya yang tampak tenang, tersimpan sejarah panjang perebutan kekuasaan yang melibatkan kerajaan besar, kekuatan kolonial, hingga imperium modern.

Membentang di antara pesisir timur Sumatra dan Semenanjung Malaya sepanjang sekitar 800 kilometer, selat ini telah menjadi jalur strategis yang menentukan arah perdagangan dunia sejak berabad-abad lalu.

Dengan lebar yang relatif sempit di beberapa titik, Selat Malaka menjadi choke point vital dalam jalur pelayaran internasional. Kapal-kapal dari India, Timur Tengah, hingga China harus melewati jalur ini untuk membawa komoditas bernilai tinggi seperti rempah-rempah, emas, sutra, hingga minyak di era modern.

Kondisi ini menjadikan Selat Malaka sebagai “urat nadi” ekonomi global yang selalu diperebutkan.

Tak mengherankan, sepanjang sejarah, kawasan ini berulang kali menjadi arena konflik berskala besar. Berikut tujuh perang penting yang pernah mewarnai perairan strategis tersebut.

1. Serangan Kerajaan Chola ke Sriwijaya (1025 Masehi)


Pada awal abad ke-11, dominasi Sriwijaya sebagai penguasa jalur perdagangan di Selat Malaka mendapat tantangan serius. Kerajaan Chola dari India Selatan melancarkan ekspedisi militer besar-besaran yang menargetkan pusat kekuatan Sriwijaya.

Serangan ini bukan sekadar konflik regional, melainkan operasi militer jarak jauh yang sangat ambisius pada zamannya. Armada laut Chola berhasil menyerang dan menghancurkan sejumlah pelabuhan penting Sriwijaya. Dampaknya sangat signifikan: hegemoni Sriwijaya atas jalur perdagangan internasional mulai melemah.

Peristiwa ini menjadi salah satu contoh awal bagaimana Selat Malaka menjadi titik krusial dalam perebutan kekuasaan global.

2. Konflik Majapahit dengan sisa kekuatan Sriwijaya (abad ke-14)


Memasuki abad ke-14, kekuatan baru muncul dari Jawa, yakni Majapahit. Dalam upayanya memperluas pengaruh ke wilayah barat Nusantara, Majapahit harus menghadapi sisa-sisa kekuatan Sriwijaya yang masih bertahan di Sumatra.

Benturan kepentingan ini tak terelakkan. Selat Malaka kembali menjadi ajang perebutan kendali atas jalur perdagangan strategis.

Meski tidak selalu tercatat sebagai satu pertempuran besar, rangkaian konflik maritim ini menunjukkan betapa pentingnya selat tersebut dalam menjaga dominasi ekonomi dan politik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
Anggota Kongres AS:...
Anggota Kongres AS: Kesepakatan dengan Iran Adalah Kekalahan Trump dan Amerika!
Ini Poin-poin Penting...
Ini Poin-poin Penting Kesepakatan AS-Iran, Diteken di Jenewa Jumat Mendatang
Perang Iran: Dari Bertahan...
Perang Iran: Dari Bertahan Hidup Menjadi Pengatur Kawasan?
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Sosok Elon Musk, Triliuner...
Sosok Elon Musk, Triliuner Pertama di Dunia Berkat IPO SpaceX
Rekomendasi
Terpaksa Menikah demi...
Terpaksa Menikah demi Keluarga, Simak Sinopsis When Rain Meets Summer di V+Short
Birokrasi dan Paradoks...
Birokrasi dan Paradoks Belanja Negara
Kapten Iran: Perang...
Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
Berita Terkini
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Infografis
10 Radar Militer Terbaik...
10 Radar Militer Terbaik di Dunia, Sudah Teruji di Medan Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved