Trump Marah pada Media AS yang Beritakan Iran Menang Perang: 'Saya Memenangkan Perang dengan Telak!'

Selasa, 21 April 2026 - 12:45 WIB
loading...
Trump Marah pada Media...
Presiden Donald Trump marah pada media-media AS yang narasi beritanya mendukung kemenangan perang Iran atas Amerika Serikat. Foto/White House
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengecam Partai Demokrat yang menilai penanganannya dalam perang melawan Iran buruk. Dia juga marah dengan media-media Amerika atas pemberitaan negatif dengan narasi Iran sebagai pemenang perang.

Trump telah menghadapi kritik luas dan approval rating yang rendah atas perang Iran yang dimulai pada 28 Februari. Dia berulang kali mengeklaim bahwa serangan terhadap Iran diperlukan untuk mencegah negara tersebut memperoleh senjata nuklir, tetapi tidak memberikan bukti untuk mendukung alasannya.

Baca Juga: 'UEA Tak Lagi Butuh AS, Pangkalan Militer Amerika Itu Beban dan Bukan Aset'

Pada Senin sore, dia menyampaikan dua unggahan terpisah di Truth Social tentang perang Iran. Awalnya, dia tampak menyalahkan Partai Demokrat karena AS belum mencapai kesepakatan dengan Iran, meskipun Partai Demokrat tidak memiliki kendali atas cabang pemerintahan mana pun.

Dai menyatakan, "Partai Demokrat melakukan segala upaya untuk merusak posisi kita yang sangat kuat terkait Iran."

"Saya tidak akan membiarkan mereka memaksa Amerika Serikat untuk membuat kesepakatan yang tidak sebaik yang seharusnya. Saya membaca berita palsu yang mengatakan bahwa saya berada di bawah 'tekanan' untuk membuat kesepakatan. INI TIDAK BENAR! Saya sama sekali tidak berada di bawah tekanan, meskipun, semuanya akan terjadi, relatif cepat!" tulis Trump dalam unggahan pertamanya di Truth Social.

"Waktu bukanlah musuh saya, satu-satunya hal yang penting adalah kita akhirnya, setelah 47 tahun, membereskan KEKACAUAN yang dibiarkan terjadi oleh Presiden-Presiden lain karena mereka tidak memiliki Keberanian atau Pandangan Jauh untuk melakukan apa yang harus dilakukan terkait Iran," lanjut Trump.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Makin Brutal, Pemukim...
Makin Brutal, Pemukim Ilegal Israel Bakar 2 Masjid di Tepi Barat
Rekomendasi
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
RCTI Hadirkan Sinetron...
RCTI Hadirkan Sinetron Komedi Komunal Terbaru Tobat Jatuh Cinta, Kisah Empat Janda di Kampung Sindang Barang!
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Berita Terkini
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved