'UEA Tak Lagi Butuh AS, Pangkalan Militer Amerika Itu Beban dan Bukan Aset'

Selasa, 21 April 2026 - 09:24 WIB
loading...
UEA Tak Lagi Butuh AS,...
Pangkalan Udara al-Dhafra, situs militer yang digunakan bersama oleh AS, Prancis, dan UEA. Foto/US Air Force/Staff Sgt. Nicholas Rupiper
A A A
ABU DHABI - Seorang akademisi Uni Emirat Arab (UEA) menyerukan penilaian ulang kehadiran militer Amerika Serikat di UEA. Alasannya, negara Teluk tersebut tidak lagi membutuhkan perlindungan langsung Amerika karena kemampuan pertahanannya yang semakin meningkat.

Dr Abdulkhaleq Abdulla, seorang profesor ilmu politik, mengatakan dalam pernyataan yang dilaporkan oleh Reuters, Selasa (21/4/2026), bahwa UEA telah menunjukkan kemampuannya untuk membela diri secara efisien selama serangan Iran baru-baru ini tanpa bergantung pada pasukan asing.

Baca Juga: Iran Siap Perang Lagi Melawan AS-Israel: Kami Akan Tunjukkan 'Kartu Baru' di Medan Perang!

Dia menekankan bahwa fase saat ini membutuhkan pertimbangan serius tentang masa depan pangkalan militer AS di wilayah UEA.

“UEA tidak lagi membutuhkan Amerika untuk membelanya, karena telah terbukti selama agresi Iran bahwa mereka mampu membela diri dengan gemilang,” kata Abdulla.

“Yang dibutuhkan UEA adalah memperoleh hanya senjata terbaik dan terbaru yang dimiliki Amerika. Oleh karena itu, sudah saatnya untuk memikirkan penutupan pangkalan-pangkalan Amerika, karena pangkalan-pangkalan tersebut merupakan beban dan bukan aset strategis.”

Abdulla juga memperingatkan bahwa keberadaan pangkalan AS yang berkelanjutan dapat menjerat UEA dalam konflik regional di mana UEA bukanlah pihak yang terlibat secara langsung.

Dia mengatakan bahwa fokus pada penguatan kemampuan nasional dan persenjataan canggih akan lebih bermanfaat daripada mempertahankan kehadiran militer asing.

AS memiliki setidaknya 19 pangkalan militer—delapan di antaranya dianggap permanen—di seluruh Timur Tengah, menurut Council on Foreign Relations.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mojtaba Janji Balas...
Mojtaba Janji Balas Dendam atas Darah Tak Bersalah Ayahnya
Pecahkan Rekor! 10 Juta...
Pecahkan Rekor! 10 Juta Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Iran Akui Melakukan...
Iran Akui Melakukan Kesalahan Menembaki Kapal Tanker di Selat Hormuz
Bagaimana Rencana Baru...
Bagaimana Rencana Baru Iran Bunuh Trump Terungkap?
AS dan Iran Akan Kembali...
AS dan Iran Akan Kembali ke Meja Perundingan, tapi Trump punya 1 Syarat, Apa Itu?
Sugiono Bertemu Menlu...
Sugiono Bertemu Menlu Iran saat Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Hilang dari Radar, Pesawat...
Hilang dari Radar, Pesawat Boeing 737 Ditemukan Hancur di Laut Arab
Tragis! Ibu dan 4 Putrinya...
Tragis! Ibu dan 4 Putrinya Tewas dalam Kebakaran Apartemen, Loncat dari Lantai 7
Rekomendasi
Besok, Luis Figo Siap...
Besok, Luis Figo Siap Meriahkan Pesta Bola Dunia 2026
Momen Habiburokhman...
Momen Habiburokhman Ajak Polri-Jaksa Gandeng Tangan usai Pengumuman Tersangka Eks Jampidsus
Mini Soccer Bulog Perkuat...
Mini Soccer Bulog Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan Bersama Stakeholder
Berita Terkini
Deretan 66 Negara yang...
Deretan 66 Negara yang Memiliki UU Melarang LGBT
Mojtaba Janji Balas...
Mojtaba Janji Balas Dendam atas Darah Tak Bersalah Ayahnya
Pecahkan Rekor! 10 Juta...
Pecahkan Rekor! 10 Juta Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Iran Akui Melakukan...
Iran Akui Melakukan Kesalahan Menembaki Kapal Tanker di Selat Hormuz
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved