Trump Marah pada Media AS yang Beritakan Iran Menang Perang: 'Saya Memenangkan Perang dengan Telak!'

Selasa, 21 April 2026 - 12:45 WIB
loading...
A A A
Kemudian dia menyatakan bahwa Partai Demokrat adalah "pengkhianat" karena kritik mereka terhadap penanganannya terhadap perang tersebut.

“Kita terlibat di dalamnya, dan ini akan dilakukan dengan BENAR, dan kita tidak akan membiarkan Demokrat yang Lemah dan Menyedihkan, SEMUA PENGKHIANAT, yang selama bertahun-tahun telah berbicara tentang Bahaya Iran, dan bahwa sesuatu harus dilakukan, tetapi sekarang, karena sayalah yang melakukannya, meremehkan pencapaian Militer kita dan Pemerintahan Trump. Ini sedang dieksekusi dengan sempurna, dalam skala Venezuela, hanya operasi yang lebih besar dan lebih kompleks. Hasilnya akan sama,” katanya.

Kubu Partai Demokrat sebagian besar menentang perang Iran, menimbulkan kekhawatiran tentang apa tujuan akhir dari konflik yang sedang berlangsung. Mereka juga telah menyatakan kekhawatiran tentang kemampuan Trump untuk menjadi panglima tertinggi Amerika, dengan banyak yang menuntut pemecatannya dari jabatan setelah banyak unggahan media sosial yang samar.

Dalam unggahan Truth Social kedua pada Senin sore, Trump mengecam media-media AS atas liputan mereka tentang perang Iran.

“Saya memenangkan perang, DENGAN TELAK, semuanya berjalan dengan sangat baik, militer kita luar biasa dan, jika Anda membaca berita palsu, seperti New York Times yang gagal, Wall Street Journal yang benar-benar mengerikan dan menjijikkan, atau Washington Post yang sekarang hampir tidak berfungsi, untungnya, Anda akan berpikir kita kalah dalam perang,” tulis Trump.

Dia melanjutkan, "Musuh bingung, karena mereka mendapatkan ‘laporan’ media yang sama, namun mereka menyadari bahwa Angkatan Laut mereka telah sepenuhnya hancur, Angkatan Udara mereka telah beralih ke landasan pacu yang lebih gelap, mereka tidak memiliki peralatan anti-rudal atau anti-pesawat, para pemimpin mereka sebelumnya sebagian besar telah tiada.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Arkeolog Arab Saudi...
Arkeolog Arab Saudi Temukan Prasasti Bertulis Khalifah Umar bin Khattab
Rekomendasi
50 Tokoh Pasang Badan...
50 Tokoh Pasang Badan untuk Roy Suryo, Din Syamsuddin dan Oegroseno Ikut Jadi Penjamin
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Berita Terkini
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved