Markas Kebakaran dan Bos Diduga Tewas, Yakuza Jepang Rapat Darurat
Senin, 20 April 2026 - 13:28 WIB
loading...
A
A
A
Setelah kejadian itu, Kyokuryu-kai segera mengadakan pertemuan darurat para anggota senior geng pada hari Minggu di markas mereka di desa Kitanakagusuku. Para petinggi dilaporkan berkumpul untuk membahas operasi di masa depan dan mengoordinasikan respons sindikat terhadap krisis mendadak tersebut.
“Api sangat besar, dan saya bisa mendengar suara letupan ‘bang, bang’,” kenang seorang saksi mata di tempat kejadian sambil melihat ke arah apartemen yang hangus. “Keadaannya sangat buruk sehingga tidak ada yang bisa mendekati bangunan itu.”
Kyokuryu-kai memiliki sejarah berdarah berupa perpecahan internal dan perang suksesi yang penuh kekerasan. Konflik antar-geng di masa lalu terkenal karena merenggut nyawa seorang siswa sekolah menengah atas (SMA) yang tidak bersalah dan dua petugas polisi yang terjebak dalam baku tembak—insiden yang menjadi isu sosial utama dan mendorong terciptanya Undang-Undang Anti-Kejahatan Terorganisir pada tahun 1992.
Namun, sejak penyatuan faksi-faksi yang bersaing menjadi Kyokuryu-kai saat ini pada tahun 2011, prefektur Okinawa tidak lagi mengalami perang antar-geng besar.
Itokazu, yang berasal dari Kumejima, mengambil alih sebagai ketua generasi kedua dari kelompok yang bersatu pada tahun 2025, mengisi kekosongan kepemimpinan yang ditinggalkan oleh kematian pendiri karismatik; Kiyoshi Tominaga, pada tahun 2019.
“Api sangat besar, dan saya bisa mendengar suara letupan ‘bang, bang’,” kenang seorang saksi mata di tempat kejadian sambil melihat ke arah apartemen yang hangus. “Keadaannya sangat buruk sehingga tidak ada yang bisa mendekati bangunan itu.”
Sejarah Berdarah Yakuza
Kyokuryu-kai memiliki sejarah berdarah berupa perpecahan internal dan perang suksesi yang penuh kekerasan. Konflik antar-geng di masa lalu terkenal karena merenggut nyawa seorang siswa sekolah menengah atas (SMA) yang tidak bersalah dan dua petugas polisi yang terjebak dalam baku tembak—insiden yang menjadi isu sosial utama dan mendorong terciptanya Undang-Undang Anti-Kejahatan Terorganisir pada tahun 1992.
Namun, sejak penyatuan faksi-faksi yang bersaing menjadi Kyokuryu-kai saat ini pada tahun 2011, prefektur Okinawa tidak lagi mengalami perang antar-geng besar.
Itokazu, yang berasal dari Kumejima, mengambil alih sebagai ketua generasi kedua dari kelompok yang bersatu pada tahun 2025, mengisi kekosongan kepemimpinan yang ditinggalkan oleh kematian pendiri karismatik; Kiyoshi Tominaga, pada tahun 2019.
Lihat Juga :