Demi Konten TikTok, Anjing Ini Menangis saat Dipaksa Makan Semangkuk Ayam Cabai

Sabtu, 19 September 2020 - 13:01 WIB
loading...
Demi Konten TikTok,...
Seekor anjing gembala Jerman meneteskan air mata saat dipaksa makan semangkuk ayam cabai oleh pemiliknya demi sebuah konten video TikTok. Foto/ YouTube/KanDianVideo
A A A
BEIJING - Seekor anjing gembala Jerman terlihat menangis meneteskan air mata setelah sang pemilik memaksanya makan semangkuk ayam cabai dalam video live streaming untuk konten videoTikTok.

Mereka pesta makan anjing sedang jadi tren online di China yang disebut "chibo" atau "mukbang", yang berarti siaran makan. Tindakan kejam pemilik anjing itu diduga berlangsung di China, namun pembuat konten TikTok tidak merinci detail lokasinya. (Baca juga : Miris, Oknum Polisi Diduga Setubuhi Paksa Gadis Pelanggar Lalu Lintas )

Menurut laporan Daily Mirror, Jumat (18/9/2020), tren online ini awalnya dimulai dengan para vlogger yang merekam diri mereka sendiri memakan makanan dalam jumlah besar, namun beberapa pengguna media sosial telah memanfaatkan hewan peliharaan mereka dalam pembuatan konten video. (Baca: Wanita Ini Potong Tangannya dengan Gergaji lalu Mengklaim Asuransi )

Pemerintah China sendiri telah menindak fenomena pesta makanan yang disiarkan di media sosial setelah menuduh perilaku seperti itu meningkatkan limbah makanan di negara tersebut.

Pemeritah melarang semua konten dari situs live streaming populer seperti Douyin, TikTok versi China, namun pemilik hewan peliharaan telah mengambil keuntungan dan mulai melakukannya pada anjing mereka.

Dalam video klip yang menuai kecaman ini, seorang pemilik memberi makan anjing gembala Jerman-nya semangkuk penuh ayam cabai Sichuan, yang memberikan sensasi kesemutan dan mati rasa. (Baca juga : Ogah Gagal Lagi, BlackBerry Berguru sama China )

"Baiklah, mari kita beri Shuaishuai kita yang tampan ini rasa Chongqing. Ini adalah sepiring ayam cabai," kata pria pemilik anjing tersebut dalam videonya."

Anjing gembala Jerman itu tampak menangis dengan air mata mengalir di sudut matanya ketika menyantap hidangan pedas tersebut. "Dia menikmatinya," lanjut pria itu. (Baca juga: Demi Asuransi, Pria India Sewa 4 Pembunuh Bayaran untuk Membunuhnya )

Para pengguna aplikasi video pendek itu menyerukan larangan menggunakan hewan peliharaan yang menggemaskan untuk mendapatkan rasio klik dan mengimbau pengguna untuk melaporkan video semacam itu.

Seorang pecinta hewan peliharaan berkomentar; "Anjing itu jelas tidak menikmatinya, hentikan sekarang juga!"

Pengguna aplikasi video pendek yang lainnya berkomentar; "Dia tidak tahan lagi, itu terlalu pedas untuk seekor anjing. Itu terlalu kejam untuk dilihat."
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
Dobrak Tradisi, Raja...
Dobrak Tradisi, Raja Charles Ungkap Bayar Tagihan Pajak Rp306 Miliar Setahun
Rekomendasi
Perayaan HUT Ke-25 Kota...
Perayaan HUT Ke-25 Kota Cimahi di Konser I Love RCTI Cimahi Dipadati Puluhan Ribu Penonton
Prabowo Targetkan Pangkas...
Prabowo Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Tinggal Tersisa 250
Muncul Wacana Capres-Cawapres...
Muncul Wacana Capres-Cawapres Diusung 3 Parpol Parlemen, Pakar: Kita Berada dalam Bahaya Besar
Berita Terkini
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Infografis
Inggris Saat Ini Menghadapi...
Inggris Saat Ini Menghadapi Ancaman 800 Rudal Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved