Tuding Iran Langgar Gencatan Senjata, Trump Tetap Kirim Delegasi ke Pakistan

Minggu, 19 April 2026 - 20:03 WIB
loading...
Tuding Iran Langgar...
Tuding Iran langgar perjanjian gencatan senjata, Trump tetap kirim delegasi ke Pakistan. Foto/X
A A A
WASHINGTON - Presiden Donald Trump mengatakan pada hari Minggu bahwa perwakilan AS akan melakukan perjalanan ke Islamabad, Pakistan, untuk negosiasi dengan Iran . Itu dilakukan karena ia menuduh Teheran melanggar perjanjian gencatan senjata di Selat Hormuz.

“Iran memutuskan untuk menembakkan peluru kemarin di Selat Hormuz — Pelanggaran Total terhadap Perjanjian Gencatan Senjata kita! Banyak di antaranya ditujukan ke Kapal Prancis, dan Kapal Kargo dari Inggris. Itu tidak menyenangkan, bukan? Perwakilan saya akan pergi ke Islamabad, Pakistan — Mereka akan berada di sana besok malam, untuk Negosiasi,” kata Trump dalam sebuah unggahan di Truth Social, dilansir CNN.

Dalam sebuah wawancara pada hari Minggu dengan New York Post, Trump mengatakan utusan khusus Steve Witkoff akan pergi ke Pakistan dan bahwa menantunya Jared Kushner juga akan terlibat.



Trump juga mengklaim di media sosial bahwa tindakan Iran di sekitar jalur perairan strategis itu kontraproduktif, menambahkan, “Iran baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka menutup Selat, yang aneh, karena BLOKADE kita telah menutupnya. Mereka membantu kita tanpa menyadarinya, dan merekalah yang dirugikan dengan penutupan jalur tersebut, 500 juta dolar per hari! Amerika Serikat tidak kehilangan apa pun.”

Ia menambahkan bahwa pola pengiriman bergeser sebagai akibatnya. “Faktanya, banyak kapal saat ini menuju ke AS, Texas, Louisiana, dan Alaska, untuk memuat barang, atas bantuan IRGC, yang selalu ingin menjadi ‘si jagoan!’”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Iran Murka, Mehdi Taremi...
Iran Murka, Mehdi Taremi dan Asisten Pelatih Ditahan AS
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Prancis Konfirmasi Kasus...
Prancis Konfirmasi Kasus Ebola Pertama, Pasien Seorang Dokter!
Rekomendasi
Ekuador vs Jerman: Der...
Ekuador vs Jerman: Der Panzer Bidik Rekor Sempurna
Lagu Sedia Aku Sebelum...
Lagu Sedia Aku Sebelum Hujan Viral di Australia, Gita Idgitaf Ungkap Sempat Tertekan
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
Berita Terkini
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved