Tuding Iran Langgar Gencatan Senjata, Trump Tetap Kirim Delegasi ke Pakistan
Minggu, 19 April 2026 - 20:03 WIB
loading...
A
A
A
"Mungkin saya tidak akan memperpanjangnya, jadi akan ada blokade dan sayangnya kita harus mulai menjatuhkan bom lagi," katanya pada hari Jumat.
Pada hari Minggu terjadi penurunan tajam dalam pengiriman barang yang melewati selat tersebut, hampir tidak ada lalu lintas sama sekali.
Kepala negosiator Iran, Mohammad Bagheri Ghalibaf, mengatakan dalam sebuah wawancara pada hari Sabtu bahwa telah ada kemajuan dalam negosiasi akhir pekan lalu, tetapi "beberapa masalah mendasar masih belum terselesaikan."
Sementara itu, Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, yang telah menjadi tokoh yang agak terpinggirkan, menyoroti salah satu masalah tersebut, dengan mengatakan bahwa Trump tidak berhak untuk mencabut program nuklir negaranya.
Iran secara konsisten membantah klaim Trump bahwa mereka telah setuju untuk menyerahkan uranium yang sangat diperkaya, yang sebagian besar mungkin terkubur setelah serangan udara AS terhadap fasilitas nuklir Iran Juni lalu.
Beberapa hari ke depan tampaknya akan menjadi titik balik kritis dalam konflik enam minggu ini.
Pada hari Minggu terjadi penurunan tajam dalam pengiriman barang yang melewati selat tersebut, hampir tidak ada lalu lintas sama sekali.
Kepala negosiator Iran, Mohammad Bagheri Ghalibaf, mengatakan dalam sebuah wawancara pada hari Sabtu bahwa telah ada kemajuan dalam negosiasi akhir pekan lalu, tetapi "beberapa masalah mendasar masih belum terselesaikan."
Sementara itu, Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, yang telah menjadi tokoh yang agak terpinggirkan, menyoroti salah satu masalah tersebut, dengan mengatakan bahwa Trump tidak berhak untuk mencabut program nuklir negaranya.
Iran secara konsisten membantah klaim Trump bahwa mereka telah setuju untuk menyerahkan uranium yang sangat diperkaya, yang sebagian besar mungkin terkubur setelah serangan udara AS terhadap fasilitas nuklir Iran Juni lalu.
Beberapa hari ke depan tampaknya akan menjadi titik balik kritis dalam konflik enam minggu ini.
(ahm)
Lihat Juga :