Eropa Krisis! Avtur Hanya Tersisa untuk 6 Minggu Lagi akibat Perang Iran

Jum'at, 17 April 2026 - 19:30 WIB
loading...
Eropa Krisis! Avtur...
Maskapai penerbangan di Eropa terancam membatalkan jadwal penerbangan akibat kekurangan avtur. Foto/anadolu
A A A
BRUSSEL - Eropa bisa kehabisan bahan bakar jet dalam beberapa minggu jika pasokan minyak terus terganggu oleh perang Iran. Peringatan itu diungkap kepala Badan Energi Internasional (IEA).

Dalam wawancara dengan Associated Press pada hari Kamis, Direktur Eksekutif IEA Fatih Birol memperingatkan konsekuensi global yang luas dari apa yang ia gambarkan sebagai “krisis energi terbesar yang pernah kita hadapi,” yang dipicu gangguan terhadap minyak, gas, dan pasokan penting lainnya yang mengalir melalui Selat Hormuz.

Kampanye pengeboman AS-Israel mendorong Iran menutup jalur penting tersebut, jalur untuk sekitar 20% minyak global, bagi “kapal musuh,” yang memicu kerusakan rantai pasokan.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan blokade selat tersebut pada hari Minggu setelah perundingan yang gagal dengan Teheran, langkah yang menyebabkan kapal tanker berbalik arah dan mendorong harga minyak kembali mendekati USD100 per barel.

Kapal tanker yang membawa bahan bakar tidak dapat mencapai pelabuhan Eropa, sementara jalur alternatif yang layak tetap terbatas, kata Birol.

Menurut kepala badan tersebut, Eropa mungkin hanya memiliki persediaan bahan bakar jet selama "sekitar enam minggu", dan kecuali Selat Hormuz dibuka kembali, "kita akan segera mendengar kabar" tentang pembatalan penerbangan karena kekurangan bahan bakar.

Birol menyamakan situasi tersebut dengan "situasi genting," memperingatkan semakin lama gangguan berlanjut, semakin buruk dampaknya terhadap pertumbuhan dan inflasi di seluruh dunia.

Dampaknya akan berarti "harga bensin yang lebih tinggi, harga gas yang lebih tinggi, harga listrik yang tinggi," katanya.

Eropa Barat secara luas dianggap sebagai pihak yang paling dirugikan dari blokade Hormuz karena ketergantungannya yang besar pada minyak Timur Tengah setelah menjatuhkan sanksi terhadap pasokan Rusia.

Politico melaporkan awal bulan ini bahwa Bandara Heathrow London telah mengalami pembatalan penerbangan yang terkait dengan melonjaknya biaya bahan bakar jet, sementara maskapai Skandinavia SAS dilaporkan telah membatalkan sekitar 1.000 penerbangan.

Maskapai regional Inggris yang lebih kecil, Skybus dan Aurigny, juga telah mengurangi layanan karena harga bahan bakar melonjak sekitar 120% dari tahun ke tahun, dan Air France telah menaikkan tarif pada rute jarak jauh.

Menurut Corriere della Sera, beberapa negara Uni Eropa hanya memiliki cadangan bahan bakar jet yang mencukupi untuk delapan hingga sepuluh hari.

Moskow telah memberi sinyal bahwa mereka siap mengisi kesenjangan pasokan minyak guna mengimbangi kekurangan yang dipicu konflik di Timur Tengah.

Awal pekan ini, Indonesia mengamankan kesepakatan untuk mengimpor minyak mentah dan gas petroleum cair Rusia, sementara Filipina telah menerima kargo minyak Rusia pertamanya dalam lima tahun setelah menyatakan keadaan darurat energi.

Vietnam telah menandatangani kesepakatan kerja sama minyak dan gas baru dengan Moskow, dan Thailand juga telah menyatakan minatnya pada pasokan Rusia, yang menggarisbawahi peran Rusia yang semakin meluas sebagai pemasok utama selama krisis.

Baca juga: Gencatan Senjata Lebanon: Iran dan Hizbullah Muncul sebagai Pemenang
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Rekor! Polisi Australia...
Rekor! Polisi Australia Sita 3 Ton Kokain Senilai Rp10,2 Triliun
Rekomendasi
7 Fakta Menarik Portugal...
7 Fakta Menarik Portugal Cukur Uzbekistan 5-0: Kebangkitan Ronaldo
Dear You dan Ketakutan...
Dear You dan Ketakutan yang Salah Arah
Desak Beri Kompensasi...
Desak Beri Kompensasi Akibat Mati Listrik Bergilir, DPR: Jangan Tiap Masalah Rakyat Diminta Sabar
Berita Terkini
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Infografis
Krisis Kepercayaan pada...
Krisis Kepercayaan pada F-35 Dorong Eropa Kembangkan Jet Tempur Gen 6
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved