Gencatan Senjata Lebanon: Iran dan Hizbullah Muncul sebagai Pemenang

Jum'at, 17 April 2026 - 15:07 WIB
loading...
Gencatan Senjata Lebanon:...
Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf, kanan, bertemu Menteri Pertahanan Pakistan Asim Munir, kiri, di Teheran. Foto/Kantor Ketua Parlemen Iran/Anadolu
A A A
BEIRUT - Gencatan senjata 10 hari antara Lebanon dan Israel mulai berlaku tak lama setelah tengah malam pada hari Kamis (16/4/2026). Ini terjadi setelah berjam-jam peningkatan militer yang intens dan pengumuman politik yang terkoordinasi.

Pada pukul 00:02 waktu setempat, gencatan senjata secara resmi berlaku. Di Beirut, kendaraan memenuhi jalanan untuk merayakan, sementara di Lebanon selatan, puluhan mobil dilaporkan menuju wilayah tersebut setelah pengumuman gencatan senjata.

Gencatan senjata tersebut menyusul pengumuman sebelumnya oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bahwa perjanjian tersebut akan dimulai pada tengah malam dan berlangsung selama 10 hari.

Eskalasi di Jam-Jam Terakhir


Jam-jam terakhir sebelum gencatan senjata ditandai dengan peningkatan tajam dalam serangan Israel dan operasi perlawanan Lebanon.

Pada pukul 23:18, serangan udara Israel menargetkan kota Sahmar di Bekaa barat. Pada pukul 23:42, dua serangan Israel menghantam Mashghara, juga di Bekaa barat.

Antara pukul 23:45 dan 23:47, pesawat tempur Israel melakukan beberapa serangan yang menargetkan kota-kota Ainqun, Jishit, Kfardounin, dan Deir al-Zahrani, serta Toul, Aba, Qaqaiyat al-Jisr, Rshaf, Adshit, dan Kfar Rumman.

Pada saat yang sama, Perlawanan Islam di Lebanon melancarkan serangan roket berturut-turut ke arah Palestina utara yang diduduki.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
8 Fakta Eton College,...
8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!
Rekomendasi
Bukan Sekadar Healing,...
Bukan Sekadar Healing, Ini Tren Wisata Psikologis yang Sedang Berkembang di Indonesia
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
Tambang Emas Tanpa Izin...
Tambang Emas Tanpa Izin Ancam Lumbung Pangan di Parimo, Muhammad Irfain Desak Pemda Tindak Tegas
Berita Terkini
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved