Kubu Garis Keras Makin Desak Iran Membuat Bom Nuklir untuk Melawan AS-Israel

Jum'at, 17 April 2026 - 09:03 WIB
loading...
A A A
Politisi garis keras Mohammad Javad Larijani, saudara dari pejabat senior Ali Larijani yang tewas dalam serangan bulan ini, mendesak Iran untuk menangguhkan keanggotaannya di NPT.

"NPT harus ditangguhkan. Kita harus membentuk komite untuk menilai apakah NPT bermanfaat bagi kita sama sekali. Jika terbukti bermanfaat, kita akan kembali ke perjanjian itu. Jika tidak, mereka dapat menyimpannya," katanya.

Awal bulan ini, televisi pemerintah menayangkan segmen dengan komentator konservatif Nasser Torabi di mana dia mengatakan bahwa publik Iran menuntut: "Kita perlu bertindak untuk membangun senjata nuklir. Entah kita membangunnya atau kita memperolehnya."

Kebijakan nuklir juga telah menjadi subjek diskusi pribadi di kalangan penguasa, kata kedua sumber Iran, sebagaimana dikutip dari Reuters, Jumat (17/4/2026).

Mereka menambahkan bahwa ada perbedaan pendapat antara elemen garis keras termasuk IRGC dan mereka yang berada di hierarki politik mengenai kebijaksanaan langkah tersebut.

Yang pasti, para pejabat Iran di masa lalu telah mengancam untuk mempertimbangkan kembali keanggotaan NPT sebagai taktik negosiasi selama lebih dari dua dekade perundingan dengan Barat mengenai program nuklir Iran tanpa pernah melakukannya.

Debat publik yang lebih luas mungkin merupakan taktik semacam itu. Juga masih jauh dari jelas seberapa cepat Iran dapat mendorong pembuatan bom setelah menderita serangan udara selama berminggu-minggu terhadap fasilitas nuklir, rudal balistik, dan fasilitas ilmiah lainnya, dan setelah kampanye serangan udara yang lebih singkat oleh Israel dan Amerika Serikat tahun lalu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Alasan Krisis Selat...
4 Alasan Krisis Selat Hormuz Tak Bisa Diselesaikan melalui Perang
Saling Serang dan Ancam,...
Saling Serang dan Ancam, Perang AS dan Iran Bisa Berlarut-larut selama Berbulan-bulan
Mengapa Para Pemimpin...
Mengapa Para Pemimpin Iran Masih Berbeda Pandangan terkait Selat Hormuz?
Balas Dendam Itu Pasti...
Balas Dendam Itu Pasti Terjadi! Media Iran Rilis 13 Pejabat AS, Iran dan Eropa yang Jadi Target
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Bertambah Jadi 4.118 Orang, 16.740 Terluka
Tragis! Ibu dan 4 Putrinya...
Tragis! Ibu dan 4 Putrinya Tewas dalam Kebakaran Apartemen, Loncat dari Lantai 7
Rekomendasi
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
Pemain Kolombia Jaminton...
Pemain Kolombia Jaminton Campaz Diancam Dibunuh Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
Berita Terkini
4 Alasan Krisis Selat...
4 Alasan Krisis Selat Hormuz Tak Bisa Diselesaikan melalui Perang
Saling Serang dan Ancam,...
Saling Serang dan Ancam, Perang AS dan Iran Bisa Berlarut-larut selama Berbulan-bulan
Peta Politik Malaysia...
Peta Politik Malaysia Terus Berubah Warna, PM Anwar Ibrahim Kian Tersudut
Mengapa Para Pemimpin...
Mengapa Para Pemimpin Iran Masih Berbeda Pandangan terkait Selat Hormuz?
Siapa Hamad bin Khalifa...
Siapa Hamad bin Khalifa Al Thani? Pemimpin yang Meningkatkan PDB Qatar hingga 24 Kali Lipat
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved