Kubu Garis Keras Makin Desak Iran Membuat Bom Nuklir untuk Melawan AS-Israel

Jum'at, 17 April 2026 - 09:03 WIB
loading...
Kubu Garis Keras Makin...
Kubu garis keras semakin mendesak Iran untuk membuat bom nuklir sebagai bentuk perlawanan atas peningkatan serangan AS dan Israel. Foto/IRNA
A A A
TEHERAN - Perdebatan di antara kelompok garis keras Iran tentang apakah Teheran harus membuat bom nuklir sebagai bentuk perlawanan atas peningkatan serangan Amerika Serikat (AS)-Israel semakin keras, lebih terbuka, dan lebih mendesak. Ini diungkap dua sumber Iran.

Menurut dua sumber itu, dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) yang kini dominan setelah pembunuhan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei pada awal perang 28 Februari, pandangan garis keras tentang pendekatan nuklir Iran semakin menguat.

Baca Juga: AS Ancam Perang Lagi dengan Iran: Infrastruktur dan Listrik Bakal Dibom!

Meskipun negara-negara Barat telah lama percaya bahwa Iran menginginkan bom nuklir—atau setidaknya kemampuan untuk membuatnya dengan sangat cepat—Iran selalu membantah hal itu, dengan mengatakan bahwa almarhum Khamenei telah melarang senjata nuklir karena dilarang dalam Islam dan mengutip keanggotaannya dalam Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT).

Belum ada rencana untuk mengubah doktrin nuklir Iran dan Iran belum memutuskan untuk membuat bom nuklir, kata salah satu sumber, tetapi suara-suara serius di kalangan pemerintah mempertanyakan kebijakan yang ada dan menuntut perubahan.

Serangan AS-Israel terhadap Iran, yang terjadi di tengah-tengah perundingan tentang program nuklir Teheran, mungkin telah mengubah persamaan, meyakinkan para pakar strategi Iran bahwa mereka tidak banyak mendapatkan keuntungan dengan meninggalkan bom nuklir atau tetap berada di NPT.

Gagasan untuk keluar dari NPT—sesuatu yang sebelumnya diancam oleh kelompok garis keras—semakin sering disuarakan di media pemerintah bersamaan dengan gagasan—yang dulunya tabu di depan umum—bahwa Iran harus langsung mengembangkan bom nuklir.

Tasnim News Agency, yang berafiliasi dengan IRGC, pada hari Kamis menerbitkan sebuah artikel yang mengatakan Iran harus menarik diri dari NPT sesegera mungkin sambil tetap mempertahankan program nuklir sipil.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Transportasi Umum dan Tempat Wisata Gratis juga Berlaku bagi Warga KTP Non-DKI
BMKG Deteksi Siklon...
BMKG Deteksi Siklon Tropis Mekkhala, Ingatkan Potensi Hujan Lebat
Berita Terkini
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved