Anggota DPR Polandia Angkat Bendera Israel dengan Simbol Nazi, Rezim Zionis Murka

Kamis, 16 April 2026 - 10:03 WIB
loading...
Anggota DPR Polandia...
Anggota DPR Polandia, Konrad Berkowicz, angkat bendera keratas Israel dengan simbol Nazi selama sidang Parlemen. Dia menyamakan Israel dengan Nazi Jerman. Foto/Ynet
A A A
WARSAWA - Seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Polandia mengangkat bendera kertas Israel yang dihiasi swastika (simbol Nazi) di Parlemen. Dia melakukannya sambil mengutuk genosida Palestina, menyamakannya dengan Holocaust oleh rezim Nazi Jerman di masa lalu.

"Israel sedang melakukan genosida dengan kekejaman luar biasa di depan mata kita," kata politisi bernama Konrad Berkowicz tersebut kepada para anggota Parlemen, membandingkan negara Israel dengan Reich Ketiga—sebutan lain untuk Jerman di era kediktatoran Nazi.

Baca Juga: Iran Bidik Kapal Induk dan Seluruh Kapal Perang AS: Kami Akan Tenggelamkan Semuanya!

Berkowicz, anggota Partai Konfederacja—partai oposisi nasionalis sayap kanan—kemudian mengangkat bendera kertas tersebut, dengan simbol Nazi menggantikan The Star of David atau Magen David di tengahnya.

Para anggota Parlemen bereaksi dengan kemarahan di negara yang merupakan lokasi banyak kamp konsentrasi yang dibangun oleh Nazi Jerman selama Holocaust, di mana enam juta orang Yahudi Eropa dibunuh.

Tindakan Berkowicz memicu teriakan kemarahan di ruang sidang, sementara Ketua Parlemen Szymon Holownia menyebut pengibaran simbol swastika itu "tidak dapat dibenarkan".

Holownia kemudian mengumumkan bahwa dia sedang menyiapkan mosi untuk menjatuhkan hukuman kepada Berkowicz karena menampilkan simbol-simbol Nazi di ruang sidang.

Rezim Zionis Marah


Kedutaan Besar Zionis Israel di Polandia marah dan mengutuk tindakan Berkowicz. Mereka menyebutnya sebagai "kengerian anti-Semit" dan menuntut pihak berwenang Polandia untuk bertindak.

Insiden itu terjadi pada hari yang sama dengan "March of the Living (Pawai Kehidupan)" tahunan, yang diadakan di lahan bekas kamp kematian Nazi Auschwitz untuk memperingati para korban Holocaust.

Auschwitz adalah kamp pemusnahan terbesar yang dibangun oleh Nazi Jerman di Polandia yang diduduki dan telah menjadi simbol Holocaust.

"Saat para penyintas Holocaust berpawai di Auschwitz hari ini, tindakan anti-Yahudi yang keji ini sangat mengerikan," tulis Kedutaan Besar Israel dalam sebuah pernyataan di X, seperti dikutip AFP, Kamis (16/4/2026).

Dalam aksinya di sidang Parlemen, Berkowicz juga menuduh tentara Israel menggunakan bom fosfor putih di Timur Tengah, menjelaskan secara rinci luka parah, penderitaan, dan kematian puluhan ribu wanita dan anak-anak akibat senjata tersebut.

Human Rights Watch sebelumnya menuduh Israel menggunakan bom fosfor putih secara ilegal di Lebanon Selatan setelah melancarkan serangan terhadap Hizbullah.

Israel mengatakan mereka tidak dapat mengonfirmasi tuduhan tersebut.

Tindakan Berkowicz juga memicu reaksi langsung dari Duta Besar Amerika Serikat untuk Polandia, Tom Rose yang juga seorang penganut Yudaisme Ortodoks.

"MALU MALU MALU pada ANDA!! Mungkin Anda pun menyadari bahwa kami orang Yahudi tidak mudah lagi untuk diperlakukan semena-mena, bukan?" tulis Rose di akun X-nya.

"Kami berdiri bersama teman-teman kami dan kami tahu bagaimana cara berjuang dan mengalahkan musuh-musuh kami!!!" imbuh dia.

Sebelumnya pada hari Selasa, Rose juga berpartisipasi dalam "March of the Living". Satu juta orang Yahudi dan lebih dari 100.000 orang non-Yahudi meninggal di Kamp Auschwitz antara tahun 1940 hingga 1945.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Penembakan di Fasilitas...
Penembakan di Fasilitas Remaja, 6 Orang Tewas
Rekomendasi
Divonis 10 Tahun Penjara,...
Divonis 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Ajukan Banding
Rupiah Hari Ini Terkapar...
Rupiah Hari Ini Terkapar ke Rp17.907 per Dolar AS, Analis Ungkap Sebabnya
Sidang Cerai Wardatina...
Sidang Cerai Wardatina Mawa Masuk Tahap Akhir, Ayah Insanul Fahmi Beri Kesaksian
Berita Terkini
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Infografis
18 Negara dengan Gaji...
18 Negara dengan Gaji Anggota DPR Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved