Gencatan Senjata Segera Berakhir, AS Akan Kerahkan 60.200 Tentara ke Dekat Iran

Kamis, 16 April 2026 - 09:32 WIB
loading...
Gencatan Senjata Segera...
AS akan kerahkan total 60.200 tentara, termasuk di atas kapal induk USS George HW Bush, ketika gencatan senjata dengan Iran akan berakhir. Foto/US Navy/Petty Officer 2nd Class Novalee
A A A
TEHERAN - Amerika Serikat (AS) akan mengirimkan sekitar 10.200 tentara tambahan ke Timur Tengah dalam beberapa hari mendatang ketika batas waktu gencatan senjata dengan Iran segera berakhir. Pasukan tambahan itu akan bergabung dengan 50.000 personel yang sudah siaga di Timur Tengah, sehingga total akan menjadi sekitar 60.200 personel.

Mengutip laporan dari The Washington Post, Kamis (16/4/2026), sekitar 10.200 tentara tambahan itu berasal dari 6.000 personel di atas kapal induk USS George H.W. Bush beserta kapal-kapal perang pengawalnya dan sekitar 4.200 personel Angkatan Laut dan Korps Marinir di atas Gugus Tugas Kapal Amfibi USS Boxer dan Unit Ekspedisi Marinir ke-11. Pasukan tambahan ini diperkirakan akan tiba di wilayah tersebut pada akhir bulan ini.

Baca Juga: Iran Bidik Kapal Induk dan Seluruh Kapal Perang AS: Kami Akan Tenggelamkan Semuanya!

Dengan gencatan senjata dua minggu antara AS dan Iran yang dijadwalkan berakhir pada 22 April, pasukan tembahan ini akan bergabung dengan sekitar 50.000 personel yang menurut Pentagon telah terlibat dalam operasi melawan Iran baru-baru ini.

Presiden AS Donald Trump pada hari Rabu mengatakan kepada Fox Business bahwa perang di Iran dapat segera berakhir dan harga bensin akan turun drastis setelah konflik diselesaikan.

Trump pada hari Minggu mengumumkan blokade Angkatan Laut AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran di Selat Hormuz, tak lama setelah runtuhnya perundingan damai tingkat tinggi selama 21 jam di Islamabad antara AS dan Iran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
AS Akui Rudal Iran Makin...
AS Akui Rudal Iran Makin Canggih, Gagal Dicegat Sistem Pertahanan
Rekomendasi
Video Baru Bongkar Insiden...
Video Baru Bongkar Insiden Final Piala Dunia 2026, Lisandro Martinez Diduga Pukul Gavi
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
Berita Terkini
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Infografis
NATO Eropa Takut Trump...
NATO Eropa Takut Trump akan Hentikan Dukungan Senjata AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved