Gencatan Senjata Segera Berakhir, AS Akan Kerahkan 60.200 Tentara ke Dekat Iran

Kamis, 16 April 2026 - 09:32 WIB
loading...
A A A
Sementara itu, militer Iran menyatakan bahwa blokade Angkatan Laut AS saat ini terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran merupakan "pendahuluan" untuk pelanggaran gencatan senjata.

Dalam pernyataan yang disiarkan oleh televisi pemerintah Iran, kepala pusat komando militer Iran; Ali Abdollahi, mengatakan bahwa jika AS melanjutkan blokade tersebut, hal itu akan menciptakan ketidakamanan bagi kapal-kapal dagang dan tanker minyak Iran, yang akan menjadi "pendahuluan" untuk pelanggaran gencatan senjata.

Menurutnya, Iran akan membalas dengan memblokade Laut Merah, Teluk Persia, dan Laut Oman jika blokade oleh AS terus berlanjut.

"Angkatan bersenjata Republik Islam yang kuat tidak akan mengizinkan ekspor atau impor apa pun untuk terus berlanjut di Teluk Persia, Laut Oman, dan Laut Merah," kata Abdollahi.

Sejak perang di Iran dimulai, Teheran telah mengirimkan minyak dan barang-barangnya secara bebas melalui jalur perairan yang sempit tersebut, sementara secara tajam membatasi lalu lintas laut dari negara-negara lain, terutama negara-negara yang dianggap tidak bersahabat oleh Republik Islam Iran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Iran Murka Inggris Beri...
Iran Murka Inggris Beri Izin AS Gunakan Pangkalan Militer Serang Wilayahnya: Tanggung Akibatnya!
Rekomendasi
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
Alasan Hotman Paris...
Alasan Hotman Paris Tidak Khawatir soal Ucapannya 'Lu Punya Otak Gak?' Dilaporkan ke Polisi
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Berita Terkini
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Infografis
Iran: 2 Kapal Induk...
Iran: 2 Kapal Induk Nuklir AS Tak akan Berani Menyerang!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved