Rusia Bersedia Tampung Uranium Teheran sebagai Syarat Iran dan AS Berdamai

Selasa, 14 April 2026 - 11:04 WIB
loading...
A A A
Pada suatu momen tegang, suara-suara keras terdengar di luar ruang negosiasi sebelum pemimpin militer Pakistan Asim Munir dan Wakil Perdana Menteri Ishaq Dar mengumumkan istirahat minum teh dan memindahkan kedua pihak kembali ke ruangan terpisah, kata sumber pemerintah Pakistan.

Kesepakatan Hampir Tercapai


Sumber lain yang terlibat dalam pembicaraan mengatakan bahwa para pihak hampir mencapai kesepakatan dan sudah "80% tercapai", sebelum menemui keputusan yang tidak dapat diselesaikan di tempat.

Dua sumber senior Iran mengatakan kepada Reuters bahwa suasana terasa tegang dan tidak ramah, menambahkan bahwa meskipun Pakistan mencoba untuk meredakan suasana, kedua pihak tidak menunjukkan keinginan untuk mengurangi ketegangan.

Namun demikian, pada Minggu pagi, suasana dilaporkan menunjukkan beberapa perbaikan, dan kemungkinan perpanjangan satu hari mulai terbentuk.

Pokok Perselisihan


Namun, perbedaan tetap ada. Menurut seorang pejabat AS, Iran tidak sepenuhnya memahami bahwa tujuan utama Washington adalah untuk mencapai kesepakatan yang memastikan Iran tidak akan pernah memperoleh senjata nuklir. Di antara kekhawatiran Iran adalah ketidakpercayaan terhadap niat AS.

Laporan ini menawarkan uraian pertama tentang dinamika internal pertemuan, bagaimana suasana di ruangan berubah, bagaimana pembicaraan berakhir setelah tanda-tanda bahwa pertemuan mungkin diperpanjang, dan bagaimana dialog lebih lanjut tetap ada mengenai hal tersebut.

Tidak ada komentar langsung dari pemerintah Iran mengenai masalah ini.

Namun, pada hari Senin, Presiden AS Donald Trump mengatakan Iran telah "menelepon pagi ini" dan bahwa "mereka ingin mencapai kesepakatan."

Mengutip seorang pejabat AS, Reuters melaporkan bahwa ada keterlibatan berkelanjutan antara AS dan Iran dan kemajuan dalam upaya mencapai kesepakatan.

Ketika dimintai komentar, juru bicara Gedung Putih Olivia Wales mengatakan posisi AS tidak pernah berubah dalam pertemuan Islamabad.

"Iran tidak akan pernah memiliki senjata nuklir, dan tim negosiasi Presiden Trump tetap berpegang pada garis merah ini dan banyak lainnya. Keterlibatan terus berlanjut menuju kesepakatan," katanya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Profil Andy Burnham,...
Profil Andy Burnham, PM Baru Inggris
Israel Gerah AS dan...
Israel Gerah AS dan Arab Saudi Teken Perjanjian Nuklir
Rekomendasi
Datangi Bareskrim, Dude...
Datangi Bareskrim, Dude Harlino Kembalikan Uang Rp5,2 Miliar Honor PT DSI
Rudy Poa Kembali Kibarkan...
Rudy Poa Kembali Kibarkan Merah Putih di Asia Cross Country Rally 2026, Delapan Kali Tampil Membela Indonesia
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
Berita Terkini
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved