Iran Sebut AS sebagai Bajak Laut

Senin, 13 April 2026 - 17:02 WIB
loading...
A A A


Presiden Donald Trump di platform Truth Social miliknya pada hari Senin mengkonfirmasi pernyataan militer AS tersebut.

Trump sebelumnya mengatakan pada hari Minggu bahwa pasukan AS juga akan mencegat setiap kapal di perairan internasional yang telah membayar bea masuk kepada Iran.

"Tidak seorang pun yang membayar bea masuk ilegal akan memiliki jalur aman di laut lepas," tulis Trump di media sosial, menambahkan: "Setiap warga Iran yang menembak kita, atau kapal-kapal damai, akan DIHANCURKAN!"

Ia menambahkan bahwa Angkatan Laut AS akan mulai menghancurkan ranjau yang dijatuhkan Iran di Selat Hormuz, titik rawan bagi sekitar 20 persen pasokan energi global.

Meskipun data pengiriman menunjukkan tiga kapal tanker super yang penuh muatan minyak melewati Selat pada hari Sabtu, kapal tanker menghindari jalur air tersebut pada hari Senin, menjelang blokade AS.

Harga minyak mentah acuan melonjak lebih dari 7 persen hingga mencapai lebih dari USD100 per barel pada perdagangan Senin pagi di Asia, sementara dolar melonjak dan harga saham berjangka AS turun setelah pengumuman blokade tersebut.

“Trump menginginkan solusi cepat,” kata Dana Stroul, mantan pejabat senior Pentagon selama pemerintahan Biden yang sekarang berada di The Washington Institute for Near East Policy. “Kenyataannya, misi ini sulit untuk dilaksanakan sendiri dan kemungkinan tidak berkelanjutan dalam jangka menengah hingga panjang.”

Setelah pernyataan awal Trump pada hari Minggu, Korps Garda Revolusi Islam Iran memperingatkan bahwa kapal-kapal militer yang mendekati selat akan dianggap sebagai pelanggaran gencatan senjata dan akan ditindak dengan keras dan tegas, menggarisbawahi risiko eskalasi yang berbahaya.

Seorang pejabat AS mengatakan Iran menolak seruan Washington untuk mengakhiri semua pengayaan uranium, pembongkaran semua fasilitas pengayaan utama, dan transfer uranium yang sangat diperkaya.

Iran juga menolak tuntutan AS agar Iran menghentikan pendanaan untuk Hamas, Hizbullah, dan Houthi, serta membuka sepenuhnya Selat Hormuz, tambah pejabat itu.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan Iran telah “menghadapi maksimalisme, perubahan target, dan blokade” ketika hanya beberapa inci dari “MoU Islamabad.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
Laporan: Pentagon Tutupi...
Laporan: Pentagon Tutupi Informasi Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran
Ketika Raja Charles...
Ketika Raja Charles Terkagum-kagum dengan Masjid Cambridge: Saya Sangat Terkesan!
Rekomendasi
John Herdman Pede Timnas...
John Herdman Pede Timnas Indonesia Mampu Bersaing Juarai AFF 2026
Yusril Tegaskan Abdul...
Yusril Tegaskan Abdul Karim Bukan Ulama dan Aktivis Kemanusiaan Gaza
Piala Dunia 2026 Sukses...
Piala Dunia 2026 Sukses Digelar, Presiden FIFA Gianni Infantino Dapat Tawaran Jabatan dari Trump
Berita Terkini
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved