Iran Sebut AS sebagai Bajak Laut

Senin, 13 April 2026 - 17:02 WIB
loading...
A A A
“Tidak ada pelajaran yang dipetik,” tambahnya. “Niat baik melahirkan niat baik. Permusuhan melahirkan permusuhan.”

Bahkan jika gencatan senjata bertahan, banyak analis memperkirakan akan membutuhkan waktu sebelum aliran energi melalui Teluk kembali normal, yang berarti harga bahan bakar yang lebih tinggi dan inflasi yang lebih kuat untuk ekonomi global.

Trump mengatakan kepada program “Sunday Briefing” Fox News bahwa harga minyak dan bensin mungkin tetap tinggi hingga pemilihan paruh waktu November, sebuah pengakuan langka tentang potensi dampak politik dari perang tersebut.

Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memposting peta harga bensin di wilayah Washington di media sosial dengan komentar: “Nikmati angka pompa saat ini. Dengan apa yang disebut ‘blokade.’ Segera Anda akan merindukan bensin seharga $4–$5.”

Trump mengatakan ia yakin Iran akan terus bernegosiasi dan menyebut diskusi di Islamabad "sangat ramah."

"Saya yakin mereka akan kembali ke meja perundingan, karena tidak mungkin ada orang yang sebodoh itu mengatakan, 'Kami menginginkan senjata nuklir,' dan mereka tidak punya kartu," katanya.

Namun beberapa jam kemudian, presiden AS mengatakan ia tidak peduli apakah Iran yang "putus asa" kembali ke meja perundingan.

"Jika mereka tidak kembali, saya tidak masalah," kata Trump kepada wartawan pada Minggu malam setelah ia kembali ke wilayah Washington dari menginap semalam di Florida.

Ghalibaf menyalahkan AS karena tidak memenangkan kepercayaan Teheran, meskipun timnya menawarkan "inisiatif yang berwawasan ke depan," Presiden Iran Masoud Pezeshkian, yang membahas pembicaraan tersebut dalam panggilan telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, mengatakan Teheran menginginkan "kesepakatan yang seimbang dan adil."

"Jika Amerika Serikat kembali ke kerangka hukum internasional, mencapai kesepakatan tidaklah jauh," katanya kepada Putin, seperti yang dilaporkan media pemerintah Iran.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Pesawat Air Force One...
Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang
Rekomendasi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Polri Ungkap Peran Ganda...
Polri Ungkap Peran Ganda Frans Antoni di Jaringan Narkoba Fredy Pratama
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Berita Terkini
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved