Trump Ancam Blokade Selat Hormuz, Iran Pantau Semua Pergerakan Militer AS
Senin, 13 April 2026 - 14:34 WIB
loading...
A
A
A
Ancaman blokade AS muncul hanya beberapa jam setelah negosiasi maraton antara Iran dan Amerika Serikat di ibu kota Pakistan berakhir tanpa terobosan.
Wakil Presiden AS JD Vance, yang memimpin delegasi Amerika, mengatakan setelah sesi 20 jam tersebut bahwa sekarang terserah Iran untuk menerima tawaran "terakhir dan terbaik" dari Washington.
Namun, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan pihak AS telah menunjukkan “maksimalisme, perubahan target, dan blokade” ketika kesepakatan sudah di depan mata.
“Tidak ada pelajaran yang dipetik,” tulis Araghchi di media sosial, menyiratkan bahwa Washington tidak belajar apa pun dari konfrontasi yang gagal dengan Iran.
Iran telah berulang kali menyatakan bahwa mereka tidak akan membiarkan AS atau Israel mendikte ketentuan penggunaan Selat Hormuz, yang terletak di dalam perairan teritorialnya.
Wakil Presiden AS JD Vance, yang memimpin delegasi Amerika, mengatakan setelah sesi 20 jam tersebut bahwa sekarang terserah Iran untuk menerima tawaran "terakhir dan terbaik" dari Washington.
Namun, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan pihak AS telah menunjukkan “maksimalisme, perubahan target, dan blokade” ketika kesepakatan sudah di depan mata.
“Tidak ada pelajaran yang dipetik,” tulis Araghchi di media sosial, menyiratkan bahwa Washington tidak belajar apa pun dari konfrontasi yang gagal dengan Iran.
Iran telah berulang kali menyatakan bahwa mereka tidak akan membiarkan AS atau Israel mendikte ketentuan penggunaan Selat Hormuz, yang terletak di dalam perairan teritorialnya.
(ahm)
Lihat Juga :