AS Mulai Blokade Seluruh Pelabuhan Iran, Perang Bisa Berkobar Lagi

Senin, 13 April 2026 - 09:33 WIB
loading...
A A A
Teheran telah membatasi lalu lintas melalui Selat Hormuz—jalur utama untuk pengiriman minyak dan gas global—sementara mengizinkan beberapa kapal yang melayani negara-negara sahabat seperti China untuk lewat. Ada laporan yang belum dikonfirmasi bahwa mereka berencana untuk mengenakan biaya tol.

Militer AS mengatakan pada hari Sabtu lalu bahwa dua kapal perang Angkatan Laut telah melintasi selat tersebut untuk mulai membersihkannya dari ranjau dan memastikan bahwa itu adalah "jalur aman" untuk kapal tanker, klaim yang dibantah Teheran.

Fars News Agency yang berbasis di Iran melaporkan pada hari Minggu bahwa dua kapal tanker minyak berbendera Pakistan yang menuju selat tersebut telah berbalik.

"Penawaran Terakhir dan Terbaik"


Kegagalan perundingan tersebut mengguncang kawasan yang sudah tegang dan meningkatkan kekhawatiran akan terjadinya kembali pertempuran.

Dalam wawancara Fox News selanjutnya, Trump kembali mengancam infrastruktur energi Iran dan memperingatkan bahwa dia akan mengenakan tarif 50 persen pada impor China jika Beijing mencoba membantu militer Iran.

Blokade AS tampaknya dipicu oleh kegagalan perundingan di Islamabad tentang mengakhiri perang.

Delegasi AS—yang dipimpin oleh Wakil Presiden JD Vance, utusan khusus Steve Witkoff, dan menantu Trump, Jared Kushner—frustrasi oleh penolakan Iran untuk melepaskan apa yang disebutnya sebagai haknya untuk memiliki program nuklir.

“Saya selalu mengatakan, sejak awal, dan bertahun-tahun yang lalu, IRAN TIDAK AKAN PERNAH MEMILIKI SENJATA NUKLIR!” tulis Trump.

Setelah perundingan—pertemuan tingkat tertinggi antara kedua pihak sejak revolusi Islam 1979—Vance mengatakan Washington telah memberikan Teheran “tawaran terakhir dan terbaik". Dia menambahkan: “Kita akan lihat apakah Iran menerimanya.”

Anggota parlemen Iran, Mahmoud Nabavian, yang juga menghadiri negosiasi tersebut, mengatakan di X bahwa tuntutan AS yang berlebihan termasuk "pembagian bersama dengan Iran dalam manfaat Selat Hormuz" serta penghapusan uranium yang diperkaya 60 persen milik negara tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tak Ingin Terus Jadi...
Tak Ingin Terus Jadi Target Rudal Iran, UEA Bayar Rp53 Triliun ke Teheran
Dunia Segara Akan Dengar...
Dunia Segara Akan Dengar Gema Kemenangan Iran
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Jalan Terjal Iran di...
Jalan Terjal Iran di Piala Dunia 2026: Visa Ditolak dan dalam Kepungan Senjata
Pilu Seorang Ibu Gugat...
Pilu Seorang Ibu Gugat OpenAI Usai Kematian Putrinya Dikaitkan ChatGPT
Putri Bajrakitiyabha...
Putri Bajrakitiyabha Meninggal Dunia, Thailand Umumkan Masa Berkabung Nasional
Rekomendasi
Warga Jakarta Bisa Liburan...
Warga Jakarta Bisa Liburan Gratis ke Ancol Akhir Juni, Kuota Terbatas!
Hasil ONMIPA-PT 2026:...
Hasil ONMIPA-PT 2026: ITB Raih Juara Umum, Ini Daftar Lengkap Peraih Medali
Sejumlah GOR di Jakarta...
Sejumlah GOR di Jakarta Disiapkan untuk Warga Nobar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Tak Ingin Terus Jadi...
Tak Ingin Terus Jadi Target Rudal Iran, UEA Bayar Rp53 Triliun ke Teheran
Dunia Segara Akan Dengar...
Dunia Segara Akan Dengar Gema Kemenangan Iran
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved