AS Mulai Blokade Seluruh Pelabuhan Iran, Perang Bisa Berkobar Lagi

Senin, 13 April 2026 - 09:33 WIB
loading...
A A A
Nicole Grajewski, seorang asisten profesor di Sciences Po’s Center for International Research, mengatakan bahwa blokade AS "bukanlah sinyal paksaan kecil" tetapi lebih dianggap sebagai dimulainya kembali perang secara efektif.

"Hampir Selangkah Lagi"


Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan dalam sebuah unggahan di X bahwa Teheran hanya "hampir selangkah lagi" dari kesepakatan dengan Washington tetapi dihadapkan dengan "maksimalisme, perubahan target, dan blokade."

Kegagalan perundingan akan meningkatkan kekhawatiran bahwa pertempuran yang kembali terjadi dapat mendorong harga energi lebih tinggi dan semakin merusak pengiriman serta fasilitas minyak dan gas.

Tak lama setelah perdagangan dimulai, harga satu barel West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei naik sekitar delapan persen menjadi USD104,50, sementara pengiriman Juni untuk patokan internasional Brent naik tujuh persen menjadi USD102.

Pakistan mendesak kedua belah pihak untuk terus mematuhi gencatan senjata sementara.

Namun kekhawatiran telah meningkat bahwa gencatan senjata dapat runtuh, sebagian karena serangan Israel yang terus berlanjut di Lebanon, di mana Iran bersikeras bahwa gencatan senjata juga berlaku.

Para pejabat Lebanon dan Israel dijadwalkan untuk mengadakan pembicaraan di Washington pada hari Selasa.

Tamara, seorang kasir berusia 18 tahun di Beirut, mengatakan fokus harus tetap pada Lebanon, di mana serangan Israel menewaskan lebih dari 350 orang pada hari Rabu.

“Kita tidak bisa mengatakan perang telah berhenti karena ada perundingan,” katanya. “Kita tidak boleh melupakan pembantaian yang terjadi.”
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
Laporan: Pentagon Tutupi...
Laporan: Pentagon Tutupi Informasi Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran
Terungkap! Israel Kekurangan...
Terungkap! Israel Kekurangan Dana untuk Perang, Defisit Anggaran Parah
Rekomendasi
Doa-doa Bakda Ashar...
Doa-doa Bakda Ashar di Hari Jumat, Jangan Lupa Amalkan!
Timnas Indonesia Kembali...
Timnas Indonesia Kembali ke Jakarta Besok Jelang Piala AFF 2026, Langsung Uji Coba Stadion Pakansari
Bila Mangkir Pemeriksaan,...
Bila Mangkir Pemeriksaan, Febrie Adriansyah Bisa Dijemput Paksa
Berita Terkini
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved