Makin Melunak, China Janjikan Insentif untuk Taiwan

Minggu, 12 April 2026 - 18:15 WIB
loading...
Makin Melunak, China...
China janjikan insentif untuk Taiwan. Foto/X/@nucleusprime
A A A
BEIJING - China mengumumkan 10 langkah insentif baru untuk Taiwan, termasuk pelonggaran pembatasan pariwisata, mengizinkan drama televisi "sehat", dan memfasilitasi penjualan makanan, menyusul kunjungan pemimpin oposisi pulau tersebut.

Langkah ini dilakukan di akhir kunjungan Cheng Li-wun, ketua Kuomintang (KMT), partai oposisi terbesar Taiwan, ke China. Ia bertemu dengan Presiden China Xi Jinping dan berbicara tentang perlunya perdamaian dan rekonsiliasi.

Kesepuluh langkah tersebut, yang diumumkan oleh kantor berita resmi Xinhua, "menjajaki" pembentukan mekanisme komunikasi reguler antara KMT dan Partai Komunis China, dimulainya kembali penerbangan penuh antara kedua pihak, dan izin bagi individu dari Shanghai dan provinsi Fujian untuk mengunjungi Taiwan.

Sebuah mekanisme akan dibentuk untuk melonggarkan standar inspeksi untuk produk makanan dan perikanan, tetapi itu harus didasarkan pada landasan politik "menentang kemerdekaan Taiwan", kata Xinhua.

Drama TV, dokumenter, dan animasi Taiwan akan diizinkan untuk ditayangkan selama memiliki "orientasi yang benar, konten yang sehat, dan kualitas produksi yang tinggi", tambahnya.

Dewan Urusan Daratan Taiwan, yang bertanggung jawab atas kebijakan Taiwan terhadap Tiongkok, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa apa yang disebut "konsesi sepihak" Beijing hanyalah pil beracun yang dikemas sebagai "paket hadiah yang murah hati".

Pemerintah Taiwan mendukung pertukaran lintas selat yang sehat dan tertib, tetapi pertukaran tersebut tidak boleh tunduk pada prasyarat atau tujuan politik, katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
Roy Suryo-Dokter Tifa...
Roy Suryo-Dokter Tifa Ditangkap, Pakar Hukum: Tak Ada Tekanan dari Kubu Jokowi
Rekor 32 Tahun Tumbang...
Rekor 32 Tahun Tumbang di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved