Pidato Kemenangan Iran, Mojtaba Khamenei Bersumpah Balas Dendam Ayahnya dan Semua Martir

Jum'at, 10 April 2026 - 17:07 WIB
loading...
Pidato Kemenangan Iran,...
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei. Foto/palestine chronicle
A A A
TEHERAN - Dalam pesan yang disiarkan televisi menandai empat puluh hari sejak pembunuhan ayahnya, mendiang Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei, Mojtaba Khamenei menggambarkan perang tersebut sebagai kemenangan strategis dan simbolis. Dia mengatakan Iran tidak akan melepaskan hak-haknya atau mencari perang, tetapi akan membalas dendam atas pemimpinnya dan para martirnya.
Dia menegaskan rakyat Iran telah muncul sebagai pemenang dan Republik Islam telah membuktikan dirinya sebagai kekuatan besar seiring dengan menurunnya “kesombongan global”.

Ia mengatakan, “Bahkan pada tahap Pertahanan Suci Ketiga ini, dapat dikatakan dengan penuh keyakinan bahwa rakyat adalah pemenang sejati di medan perang,” menambahkan bahwa empat puluh hari telah berlalu sejak apa yang ia gambarkan sebagai “salah satu kejahatan terbesar musuh-musuh Islam dan Iran.”

Pemimpin tertinggi Iran menyebut pembunuhan Ali Khamenei sebagai "salah satu malapetaka terberat dalam sejarah bangsa ini," sambil meninggikannya sebagai "bapak bangsa Iran, pemimpin bangsa Islam, dan Imam para pencari kebenaran."

Pada saat yang sama, Mojtaba Khamenei menekankan respons publik Iran telah mengubah kehilangan menjadi kekuatan, dengan mengatakan rakyat telah mengubah perang menjadi "satu kisah epik" meskipun menderita akibat apa yang disebutnya "serangan brutal musuh."

Babak Baru


Pernyataan tersebut membingkai perang bukan sebagai kemunduran, tetapi sebagai momen penting konsolidasi dan ketahanan.

Mojtaba Khamenei mengatakan rakyat Iran tetap termobilisasi di "lapangan, jalan, dan parit selama empat puluh hari empat puluh malam," dengan menampilkan kehadiran publik yang berkelanjutan sebagai faktor sentral dalam apa yang digambarkannya sebagai kemenangan.

Ia menambahkan "musuh yang bersenjata lengkap terkejut dan tak berdaya," dengan alasan ketahanan Iran telah membentuk kembali persepsi secara global dan "telah mengesankan orang-orang merdeka di dunia."

Menurut pernyataan tersebut, perang menandai awal dari fase baru. Ia mengatakan apa yang ia gambarkan sebagai “ketidaktahuan dan kebodohan orang-orang yang sombong” telah mengubah periode tersebut menjadi “awal dari babak baru dalam kebangkitan kekuatan Iran dan Revolusi.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Perang Lawan Iran Semakin...
Perang Lawan Iran Semakin Panas! AS Minta Warganya di Seluruh Dunia Waspada
Rekomendasi
China Targetkan 1,6...
China Targetkan 1,6 Juta Truk Listrik pada Tahun 2030
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Mendagri Apresiasi 10...
Mendagri Apresiasi 10 Calon Wisudawan Terbaik IPDN Angkatan XXXIII dari Beragam Latar Belakang
Berita Terkini
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved