Pidato Kemenangan Iran, Mojtaba Khamenei Bersumpah Balas Dendam Ayahnya dan Semua Martir
Jum'at, 10 April 2026 - 17:07 WIB
loading...
A
A
A
Pesan kepada Negara-negara Teluk
Sebagian besar pernyataan tersebut ditujukan kepada negara-negara Teluk, mendesak mereka mempertimbangkan kembali aliansi regional mereka setelah perang.
Mojtaba Khamenei mengatakan “tetangga selatan Iran sedang menyaksikan sebuah keajaiban,” menyerukan mereka untuk “melihat dengan saksama dan memahami apa yang terjadi, memilih posisi yang tepat, dan waspada terhadap janji-janji palsu setan.”
Ia menambahkan Teheran “masih menunggu tanggapan yang tepat” dari negara-negara Teluk untuk menunjukkan “persaudaraan dan itikad baik,” menekankan hal ini hanya akan mungkin terjadi dengan “meninggalkan orang-orang yang sombong yang tidak pernah melewatkan kesempatan untuk mempermalukan dan mengeksploitasi mereka.”
Hormuz dan Pengaruh Pasca-Perang
Mojtaba Khamenei juga membahas pentingnya strategis Selat Hormuz, menandakan selat ini akan tetap menjadi pusat postur regional Iran.
Ia menekankan perlunya terus “mengembangkan pengelolaan Selat Hormuz,” sambil menegaskan kembali bahwa Iran “tidak mencari dan tidak akan mencari perang,” tetapi “tidak akan melepaskan hak-hak sahnya dengan cara apa pun.”
Ia juga memperingatkan Iran akan menuntut pertanggungjawaban atas konflik tersebut, menyatakan Iran “tidak akan membiarkan para agresor kriminal yang menyerang negara itu begitu saja,” dan Iran “pasti akan menuntut ganti rugi atas semua kerugian.”
Pernyataan tersebut memperkuat gagasan bahwa, bahkan setelah gencatan senjata, Iran bermaksud mempertahankan pengaruh melalui titik tekanan ekonomi dan militer.
Front Perlawanan
Mojtaba Khamenei membingkai perang dalam konteks ideologis dan regional yang lebih luas, menekankan persatuan di antara gerakan-gerakan sekutu.
Lihat Juga :