AS Dinilai Kalah dalam Perang Iran, Ini Alasan yang Tak Terbantahkan

Kamis, 09 April 2026 - 07:01 WIB
loading...
A A A
"Bagi Iran, tidak kalah tidak sama dengan menang," paparnya.

Beberapa pihak di Pentagon tidak setuju dengan pernyataan Hegseth bahwa rezim Iran—yang menurut Teheran sekarang dipimpin oleh Mojtaba Khamenei, putra pemimpin tertinggi yang terbunuh—akan mulai bekerja sama dengan AS.

“Presiden benar bahwa kita sebagian besar telah menghancurkan Angkatan Laut, dan sebagian besar, tetapi jelas tidak semua, kemampuan rudal balistik dan drone mereka,” kata seorang pejabat pertahanan AS lainnya.

“Tetapi itu sebenarnya tidak akan mengubah apa pun. Kecuali tentu saja ada pemberontakan besar di dalam Iran… tetapi saya tidak melihat itu akan terjadi.”

Pentagon menunjuk pada pernyataan Hegseth pada hari Rabu. Gedung Putih membela gagasan kemenangan tersebut.

“Presiden Trump dan Menteri Hegseth benar—militer Amerika Serikat telah memenuhi atau melampaui semua tujuan kami untuk Operasi Epic Fury,” kata juru bicara Gedung Putih Anna Kelly.

"Dalam negosiasi yang akan datang, presiden optimistis bahwa ini akan mengarah pada perdamaian jangka panjang di kawasan itu," ujarnya.

Tetapi beberapa pendukung Trump tidak setuju bahwa ini adalah kemenangan dalam bentuk apa pun.

“Ada paradoks yang mendalam di sini,” kata seorang sekutu Trump yang dekat dengan Gedung Putih. “Jika Anda tidak bersedia untuk berperang total, dan jelas kami tidak bersedia, maka serangan-serangan tersebut pada akhirnya akan meningkatkan pengaruh rezim yang mengerikan ini. Mereka tahu Trump sangat ingin keluar. Dan mereka akan mendapatkan balasan setimpal, meskipun kami telah menghantam mereka dengan serangan-serangan kami," paparnya.

Usulan awal Iran untuk mengakhiri perang—di bawah rencana “10 poin”—akan mengabadikan beberapa elemen yang sulit diterima, termasuk kekuasaan Teheran untuk mengenakan biaya tol sebesar USD2 juta untuk kapal yang melewati selat tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Protes 'Kecoa'...
Protes 'Kecoa' di India Meluas, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan Tuntut Reformasi Pemerintah
Perang Semakin Sengit,...
Perang Semakin Sengit, Inggris Mulai Tarik Staf Kedubes dari Iran
Rekomendasi
Prabowonomics Jadi Tema...
Prabowonomics Jadi Tema Harlah ke-28 PKB, Cak Imin Beri Penjelasan
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pengacara Jokowi Tawarkan Restorative Justice
Canda Prabowo di Harlah...
Canda Prabowo di Harlah ke-28 PKB: MBG Itu Singkatan Mas Bahlil Ganteng, Bisa Aja Lo
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved