2 Negara Tetangga Indonesia Ini Dukung Gencatan Senjata AS-Iran yang Dimediasi Pakistan

Rabu, 08 April 2026 - 13:02 WIB
loading...
2 Negara Tetangga Indonesia...
Dua negara tetangga Indonesia ini dukung gencatan senjata AS dan Iran. Foto/X
A A A
TEHERAN - Pakistan muncul sebagai mediator utama antara AS dan Iran dalam beberapa pekan terakhir – dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menyampaikan rencana gencatan senjata kepada Presiden AS Donald Trump pada Selasa malam, yang kini telah disetujui oleh kedua negara.

Setelah itu, Sharif mengundang delegasi dari AS dan Iran ke Islamabad untuk pembicaraan lebih lanjut pada hari Jumat. Sumber-sumber AS juga mengatakan kepada CNN bahwa pemerintahan Trump sedang mempersiapkan kemungkinan negosiasi tatap muka, kemungkinan besar di Islamabad.

Trump juga menjalin hubungan dekat dengan kepala militer Pakistan yang kuat, Asim Munir, yang telah beberapa kali ditemuinya dan disebutnya sebagai "marsekal lapangan favoritnya." Pakistan juga memiliki insentif sendiri untuk de-eskalasi, mengingat ketergantungannya pada pasokan energi Timur Tengah.

2 Negara Tetangga Indonesia Ini Dukung Gencatan Senjata AS-Iran yang Dimediasi Pakistan

1. Malaysia

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengungkapkan dia menyambut perkembangan terbaru dalam perang AS-Iran saat ini, sehubungan dengan rencana sepuluh poin yang diusulkan oleh Iran dan diterima secara positif oleh AS.

"Usulan ini merupakan pertanda baik bagi pemulihan perdamaian dan stabilitas, tidak hanya di kawasan ini tetapi juga di seluruh dunia. Sangat diharapkan bahwa proses negosiasi akan dilakukan dengan itikad baik, dengan tekad yang kuat untuk mencari solusi yang langgeng terhadap isu-isu yang saat ini dihadapi kawasan ini. Perundingan perdamaian tidak akan berhasil jika prosesnya diselimuti penipuan dan tipu daya," kata Anwar.

Dia mengungkapkan, sangat penting bahwa rencana sepuluh poin tersebut diterjemahkan menjadi kesepakatan perdamaian yang komprehensif, tidak hanya untuk Iran, tetapi juga untuk Irak, Lebanon, dan Yaman. Lebih lanjut, merupakan kewajiban pihak-pihak terkait untuk memastikan diakhirinya genosida dan perampasan hak-hak rakyat Palestina, terutama di Gaza.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Selat Hormuz Bergejolak...
Selat Hormuz Bergejolak Lagi, Iran Serang Kapal Berbendera Singapura
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Mengenal Gempa Doublet...
Mengenal Gempa Doublet di Venezuela Tewaskan Ratusan Orang, Jarang Terjadi
Rekomendasi
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Berita Terkini
Negara NATO Ini Bakal...
Negara NATO Ini Bakal Melarang Kumandang Azan
Selat Hormuz Bergejolak...
Selat Hormuz Bergejolak Lagi, Iran Serang Kapal Berbendera Singapura
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved