Tak Ingin Asetnya Jadi Target Iran, AS Larang Planet Labs Sebarkan Citra Satelit Wilayah Timur Tengah

Senin, 06 April 2026 - 22:20 WIB
loading...
A A A
Sebelumnya dalam konflik tersebut, perusahaan ini memperkenalkan penundaan 96 jam sebelum merilis citra Timur Tengah, kemudian memperpanjang penundaan tersebut menjadi 14 hari, konon untuk membatasi potensi penggunaan militer. Di bawah sistem baru ini, perusahaan tersebut mengatakan bahwa mereka mungkin masih merilis citra tertentu dalam kasus-kasus yang dianggap melayani kepentingan publik.

Masih belum jelas apakah perusahaan satelit komersial lainnya – termasuk Vantor (sebelumnya Maxar Technologies) dan BlackSky Technology – akan menerapkan pembatasan serupa.

Konflik ini berisiko meningkat lebih lanjut pada hari Selasa. Presiden AS Donald Trump telah memperingatkan akan adanya serangan skala besar yang menargetkan pembangkit listrik Iran dan infrastruktur sipil lainnya kecuali Teheran mematuhi tuntutan AS dan mengizinkan navigasi bebas melalui Selat Hormuz.

Para pejabat Iran telah menanggapi dengan menunjukkan sikap menantang, bersikeras bahwa setiap resolusi bergantung pada penarikan pasukan lawan dan pemberian kompensasi. Teheran diperkirakan akan mengintensifkan serangan terhadap sekutu AS di kawasan tersebut jika serangan yang diancamkan berlanjut.

Di luar kekerasan langsung, perang ini telah memicu konsekuensi ekonomi global. Gangguan terhadap aliran minyak dan gas alam cair dari Teluk Persia mendorong kenaikan harga energi, sementara rantai pasokan untuk barang-barang penting, termasuk pupuk dan mikrochip, telah terganggu.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
Protes 'Kecoa'...
Protes 'Kecoa' di India Meluas, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan Tuntut Reformasi Pemerintah
Pangeran Saudi Ditemukan...
Pangeran Saudi Ditemukan Meninggal di Hotel Mewah London, Diduga Kecanduan Narkoba
Rekomendasi
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Kuasa Hukum Richard...
Kuasa Hukum Richard Lee Sebut Surat Kuasa Pelapor Cacat Hukum
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Suguhkan Persaingan Tim Sepak Bola Paling Bergengsi di Asia Tenggara
Berita Terkini
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved