48 Jam Awak Jet F-15 AS di Iran: Mendaki 7.000 Kaki, Berpistol, Jadi Buruan Berhadiah Rp1 Miliar
Senin, 06 April 2026 - 09:50 WIB
loading...
A
A
A
The New York Times melaporkan bahwa CIA akhirnya menemukan tempat persembunyiannya menggunakan "kemampuan unik" untuk melacaknya saat dia bergerak melalui medan pegunungan dan menghindari penduduk setempat.
Setelah lokasi tepatnya dikonfirmasi, CIA membagikannya kepada Gedung Putih, Pentagon, kru militer lapangan AS. Kemudian tim pasukan khusus dikerahkan di dekatnya pada Sabtu malam.
Perwira tersebut mengalami cedera, tetapi Trump mengatakan dia akan "baik-baik saja". AS klaim tidak ada anggota tim penyelamat yang tewas atau terluka dalam operasi penyelamatan tersebut.
Trump menggambarkan misi tersebut sebagai "pertama kalinya dalam sejarah militer bahwa dua pilot AS diselamatkan, secara terpisah, jauh di wilayah musuh."
Menurut para pejabat AS, penerbang tersebut mengandalkan pelatihan wajibnya dalam Bertahan Hidup, Menghindari, Melawan, dan Melarikan Diri—yang dikenal sebagai SERE—untuk menghindari penangkapan selama satu setengah hari.
Pelatihan ini dirancang untuk mempersiapkan awak pesawat militer untuk situasi seperti ini.
Pelatihan ini mengajarkan pilot untuk bertahan dalam kondisi sulit, menghindari pasukan musuh, melawan penangkapan, dan menavigasi menuju tim penyelamat. Para pakar mengatakan penekanannya adalah pada kemampuan beradaptasi dan pengambilan keputusan yang jelas, bukan hanya bergantung pada peralatan.
Pilot dilengkapi dengan perlengkapan bertahan hidup yang terpasang di bawah kursi pelontar dan rompi bertahan hidup yang dikenakan di tubuh mereka, membawa barang-barang termasuk radio, helm, dan senjata.
Setelah lokasi tepatnya dikonfirmasi, CIA membagikannya kepada Gedung Putih, Pentagon, kru militer lapangan AS. Kemudian tim pasukan khusus dikerahkan di dekatnya pada Sabtu malam.
Perwira tersebut mengalami cedera, tetapi Trump mengatakan dia akan "baik-baik saja". AS klaim tidak ada anggota tim penyelamat yang tewas atau terluka dalam operasi penyelamatan tersebut.
Trump menggambarkan misi tersebut sebagai "pertama kalinya dalam sejarah militer bahwa dua pilot AS diselamatkan, secara terpisah, jauh di wilayah musuh."
Apa Itu Pelatihan SERE dan Mengapa Penting?
Menurut para pejabat AS, penerbang tersebut mengandalkan pelatihan wajibnya dalam Bertahan Hidup, Menghindari, Melawan, dan Melarikan Diri—yang dikenal sebagai SERE—untuk menghindari penangkapan selama satu setengah hari.
Pelatihan ini dirancang untuk mempersiapkan awak pesawat militer untuk situasi seperti ini.
Pelatihan ini mengajarkan pilot untuk bertahan dalam kondisi sulit, menghindari pasukan musuh, melawan penangkapan, dan menavigasi menuju tim penyelamat. Para pakar mengatakan penekanannya adalah pada kemampuan beradaptasi dan pengambilan keputusan yang jelas, bukan hanya bergantung pada peralatan.
Pilot dilengkapi dengan perlengkapan bertahan hidup yang terpasang di bawah kursi pelontar dan rompi bertahan hidup yang dikenakan di tubuh mereka, membawa barang-barang termasuk radio, helm, dan senjata.
Lihat Juga :