48 Jam Awak Jet F-15 AS di Iran: Mendaki 7.000 Kaki, Berpistol, Jadi Buruan Berhadiah Rp1 Miliar

Senin, 06 April 2026 - 09:50 WIB
loading...
48 Jam Awak Jet F-15...
Awak jet tempur F-15 AS yang ditembak jatuh Iran telah bersembunyi 48 jam di celah gunung dan jadi buruan berhadiah Rp1 miliar. Foto/Newswire
A A A
TEHERAN - Setiap awak jet tempur Amerika Serikat (AS) menjalani kursus yang dirancang untuk mempersiapkan mereka menghadapi skenario terburuk: pesawat ditembak jatuh, sendirian, dan diburu di wilayah musuh. Pada hari Jumat pekan lalu, seorang penerbang Amerika mendapati dirinya dalam situasi yang persis seperti itu.

Pada 3 April, sebuah jet tempur F-15E Strike Eagle— pesawat interdiksi bermesin ganda dan berkapasitas dua tempat duduk—ditembak jatuh di Iran barat daya. Pilot di dalam pesawat tersebut ditemukan tak lama setelah jet tersebut terkena tembakan, tetapi pencarian petugas sistem senjata berlangsung selama dua hari penuh.

Baca Juga: Iran dan Trump Beda Klaim soal Nasib Awak Jet F-15 AS, Siapa yang Benar?

Iran bahkan mengumumkan hadiah USD60.000 (Rp1 miliar) untuk informasi yang mengarah pada penangkapannya dan mendesak warga sipil untuk berpartisipasi dalam operasi pencarian.

Anggota kru yang hilang, seorang kolonel, diselamatkan pada hari Minggu dalam apa yang disebut Presiden AS Donald Trump sebagai operasi pencarian dan penyelamatan paling berani dalam sejarah AS, yang suatu hari nanti akan menjadi film thriller Hollywood yang menakjubkan. Namun bagaimana seorang perwira sistem senjata bertahan hidup hampir 48 jam sendirian di wilayah musuh, sementara diburu, adalah sebuah kisah yang sangat menarik.

Mendaki 7.000 Kaki, Bersembunyi di Celah Gunung


Saat pasukan Iran dan AS berlomba untuk menemukan penerbang tersebut, dia bersembunyi di celah gunung, terus bergerak, dan pada suatu titik mendaki punggungan setinggi 7.000 kaki untuk tetap berada di depan pasukan yang mengepungnya.

Berbekal pistol dan pelatihan yang dimilikinya, lokasinya tetap tidak diketahui bahkan oleh Amerika Serikat selama lebih dari 24 jam. Penerbang tersebut juga memiliki alat komunikasi dan suar pelacak.

"Prajurit pemberani ini berada di belakang garis musuh di pegunungan Iran yang berbahaya, diburu oleh musuh-musuh kita, yang semakin mendekat setiap jamnya," kata Trump.

Para pejabat AS mengatakan kepada CBS News bahwa anggota kru tersebut menghabiskan lebih dari 24 jam sendirian di pegunungan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Mobil Buatan Amerika...
Mobil Buatan Amerika Serikat Dapat Ujian Besar di Pasar Jepang
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Raksasa Teknologi Oracle...
Raksasa Teknologi Oracle PHK 21.000 Karyawan usai Fokus Bisnis Beralih ke AI
Rekomendasi
Hijaukan Kaltim! Aksi...
Hijaukan Kaltim! Aksi Nyata Pegadaian Tanam 2.000 Pohon Demi Masa Depan
Tilep Rp2 Miliar, Mantan...
Tilep Rp2 Miliar, Mantan Ketua PN Kudus Dipecat
Perkuat Daya Saing,...
Perkuat Daya Saing, LOTTE Chemical Indonesia Raih Tiga Sertifikasi ISO
Berita Terkini
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved