48 Jam Awak Jet F-15 AS di Iran: Mendaki 7.000 Kaki, Berpistol, Jadi Buruan Berhadiah Rp1 Miliar
Senin, 06 April 2026 - 09:50 WIB
loading...
A
A
A
Houston Cantwell, seorang pensiunan brigadir jenderal yang sekarang berada di Mitchell Institute for Aerospace Studies, menggambarkan momen-momen pertama setelah pelontaran.
"Anda seperti, 'Ya Tuhan, saya berada di jet tempur dua menit yang lalu...dan sebuah rudal baru saja meledak, benar-benar 15 kaki dari kepala Anda'," katanya kepada AFP, Senin (6/4/2026).
Para pakar mencatat bahwa dari saat pelontaran hingga perlombaan di darat, kombinasi pelatihan, naluri bertahan hidup, dan respons militer yang cepat dapat secara signifikan meningkatkan peluang pilot untuk bertahan hidup.
Namun, militer Iran telah menolak pernyataan AS. Ebrahim Zolfaghari, juru bicara Markas Besar Pusat Khatam Al-Anbiya, mengatakan operasi tersebut telah "sepenuhnya digagalkan".
"Operasi penyelamatan militer AS yang disebut-sebut itu, yang direncanakan sebagai misi penipuan dan pelarian di bandara yang ditinggalkan di selatan Isfahan dengan dalih menyelamatkan pilot pesawat yang jatuh, telah sepenuhnya digagalkan," katanya dalam pernyataan video di televisi pemerintah.
Dia mengeklaim bahwa dua pesawat angkut militer C-130 dan dua helikopter Black Hawk hancur selama operasi tersebut.
Dia menuduh Trump melakukan retorika kosong dan pengalihan perhatian, dengan menyatakan bahwa kenyataan di lapangan menunjukkan "posisi superior angkatan bersenjata Iran yang kuat."
"Anda seperti, 'Ya Tuhan, saya berada di jet tempur dua menit yang lalu...dan sebuah rudal baru saja meledak, benar-benar 15 kaki dari kepala Anda'," katanya kepada AFP, Senin (6/4/2026).
Para pakar mencatat bahwa dari saat pelontaran hingga perlombaan di darat, kombinasi pelatihan, naluri bertahan hidup, dan respons militer yang cepat dapat secara signifikan meningkatkan peluang pilot untuk bertahan hidup.
Namun, militer Iran telah menolak pernyataan AS. Ebrahim Zolfaghari, juru bicara Markas Besar Pusat Khatam Al-Anbiya, mengatakan operasi tersebut telah "sepenuhnya digagalkan".
"Operasi penyelamatan militer AS yang disebut-sebut itu, yang direncanakan sebagai misi penipuan dan pelarian di bandara yang ditinggalkan di selatan Isfahan dengan dalih menyelamatkan pilot pesawat yang jatuh, telah sepenuhnya digagalkan," katanya dalam pernyataan video di televisi pemerintah.
Dia mengeklaim bahwa dua pesawat angkut militer C-130 dan dua helikopter Black Hawk hancur selama operasi tersebut.
Dia menuduh Trump melakukan retorika kosong dan pengalihan perhatian, dengan menyatakan bahwa kenyataan di lapangan menunjukkan "posisi superior angkatan bersenjata Iran yang kuat."
(mas)
Lihat Juga :