AS dan Israel Serang 30 Universitas di Iran sejak Awal Perang

Minggu, 05 April 2026 - 10:42 WIB
loading...
A A A
“Menyerang universitas dan pusat penelitian berarti kembali ke Zaman Batu,” kata menteri tersebut merujuk pada ancaman Presiden AS Donald Trump untuk membom Iran “kembali ke Zaman Batu” dengan secara sistematis menyerang infrastrukturnya, termasuk pembangkit listrik.

Universitas besar lainnya yang diserang selama perang yang sedang berlangsung adalah Universitas Sains dan Teknologi Teheran, yang salah satu pusat penelitiannya hancur lebur dan departemen lainnya rusak seminggu yang lalu. Fasilitas tersebut bekerja mengembangkan satelit buatan dalam negeri.

AS dan Israel juga menyerang Institut Pasteur di pusat kota Teheran, yang didirikan lebih dari 100 tahun yang lalu bekerja sama dengan Institut Pasteur di Paris yang terkenal secara internasional, tetapi sekarang beroperasi secara independen.

Institut ini bekerja pada penyakit menular, memproduksi vaksin dan produk biologis, serta menyediakan diagnostik canggih.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang bekerja sama dengan dua departemen institut tersebut sebagai pusat kolaborasi, mengkonfirmasi institut tersebut "mengalami kerusakan signifikan dan tidak dapat melanjutkan penyediaan layanan kesehatan" tetapi mengatakan tidak ada korban jiwa.

Lebih dari 20 serangan telah menargetkan fasilitas perawatan kesehatan di Iran sejak awal Maret, kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus pada hari Jumat, juga menunjuk pada Rumah Sakit Jiwa Delaram Sina, yang mengalami kerusakan signifikan dalam serangan pada hari Minggu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Profil Andy Burnham,...
Profil Andy Burnham, PM Baru Inggris
Israel Gerah AS dan...
Israel Gerah AS dan Arab Saudi Teken Perjanjian Nuklir
Rekomendasi
90 AKBP Dapat Promosi...
90 AKBP Dapat Promosi Jabatan Jadi Kombes Pol pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Ashanty Curhat Soal...
Ashanty Curhat Soal Hijrah, Akui Sempat Tergoda Lepas Hijab
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
Berita Terkini
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved