AS dan Israel Serang 30 Universitas di Iran sejak Awal Perang

Minggu, 05 April 2026 - 10:42 WIB
loading...
AS dan Israel Serang...
Institut Penelitian Laser dan Plasma Universitas Shahid Beheshti dibom AS dan Israel pada 3 April 2026. Foto/Maziar Motamedi/Al Jazeera
A A A
WASHINGTON - Di dalam Universitas Shahid Beheshti yang luas di utara Teheran, satu pusat penelitian hancur setelah dibom pesawat tempur musuh. Serangan pada hari Jumat terhadap Institut Penelitian Laser dan Plasma di fasilitas pendidikan tinggi elite tersebut merupakan bagian dari pola yang semakin meningkat terhadap situs-situs sipil yang menjadi sasaran Amerika Serikat (AS) dan Israel dalam perang mereka terhadap Iran.

Tidak ada korban jiwa di universitas tersebut karena sebagian besar kosong setelah semua kelas di seluruh negeri dipindahkan ke daring oleh pemerintah hingga pemberitahuan lebih lanjut. Asrama-asrama di dekatnya mengalami kerusakan ringan.

AS dan Israel tidak secara resmi mengungkapkan alasan di balik serangan tersebut, tetapi Mohammad Mehdi Tehranchi, fisikawan teoretis senior dan ilmuwan nuklir yang dibunuh selama serangan pembuka perang 12 hari Israel pada bulan Juni, adalah direktur laboratorium magneto-fotonik di sana.

“Tindakan permusuhan ini tidak hanya menargetkan keamanan akademisi dan lingkungan ilmiah negara, tetapi juga merupakan serangan nyata terhadap akal sehat, penelitian, dan kebebasan berpikir,” kata universitas tersebut dalam pernyataan, menyerukan kepada rekan-rekan internasional untuk meningkatkan kesadaran tentang serangan serupa.

Hossein Simaei Saraf, Menteri Sains, Penelitian, dan Teknologi Iran, mengatakan kepada wartawan di pusat penelitian pada hari Sabtu bahwa sebagian dari setidaknya 30 universitas telah terkena dampak serangan AS dan Israel sejak dimulainya perang pada 28 Februari.

Ia mengatakan para ilmuwan Iran telah menjadi sasaran selama beberapa dekade dan menunjukkan beberapa profesor Universitas Shahid Beheshti lainnya dibunuh oleh Israel selama perang 12 hari.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Profil Andy Burnham,...
Profil Andy Burnham, PM Baru Inggris
Iran Ancam Serang Fasilitas...
Iran Ancam Serang Fasilitas Energi Negara-Negara Arab, jika..
Rekomendasi
Canda Prabowo di Harlah...
Canda Prabowo di Harlah ke-28 PKB: MBG Itu Singkatan Mas Bahlil Ganteng, Bisa Aja Lo
Juergen Klopp Selangkah...
Juergen Klopp Selangkah Lagi Jadi Pelatih Timnas Jerman
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved