Militer AS Terpecah Belah, Akankah Invasi Darat ke Iran Batal?

Jum'at, 03 April 2026 - 19:15 WIB
loading...
A A A
Setelah pemecatan George, Wakil Kepala Staf Jenderal Christopher LaNeve ditunjuk sebagai kepala Angkatan Darat sementara. Juru bicara Pentagon, Sean Parnell, menggambarkan LaNeve sebagai "pemimpin yang berpengalaman dalam pertempuran dengan puluhan tahun pengalaman operasional dan sepenuhnya dipercaya oleh Menteri Hegseth untuk melaksanakan visi pemerintahan ini tanpa cela."

2. Perwira Senior Dicopot

Di antara perwira senior yang dicopot, dipaksa mengundurkan diri, atau didorong untuk pensiun dini di bawah Hegseth adalah beberapa pemimpin paling senior di seluruh militer AS.

Kepala Operasi Angkatan Laut Laksamana Lisa Franchetti, wanita pertama yang memimpin Angkatan Laut AS, dicopot dari jabatannya. Franchetti sebelumnya memimpin Armada Keenam AS, Pasukan Angkatan Laut AS di Korea, dan Gugus Tempur Kapal Induk 9, bertugas dalam peran operasional kunci di seluruh Eropa, Afrika, dan Indo-Pasifik.

Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Charles Q. Brown Jr., seorang pilot tempur berpengalaman yang sebelumnya memimpin Angkatan Udara Pasifik AS dan menjabat sebagai kepala staf Angkatan Udara, juga diberhentikan. Brown membawa pengalaman operasional yang luas, termasuk penugasan tempur dan peran kepemimpinan senior di seluruh Indo-Pasifik dan Timur Tengah.

Direktur Badan Intelijen Pertahanan, Letnan Jenderal Jeffrey Kruse, dicopot setelah penilaian intelijen awal pada bulan Juni menunjukkan bahwa serangan AS terhadap fasilitas nuklir Iran memiliki dampak terbatas, bertentangan dengan klaim publik Presiden Donald Trump, menurut laporan sebelumnya yang dikutip oleh CBS News.

Wakil Laksamana Shoshana Chatfield, perwakilan militer AS untuk Komite Militer NATO, dicopot oleh Pentagon, yang mengatakan pemecatannya menyusul hilangnya kepercayaan pada kepemimpinannya, menurut juru bicara Sean Parnell.

Jenderal Timothy D. Haugh, yang memegang jabatan ganda sebagai direktur NSA dan komandan Komando Siber AS, dicopot dari jabatannya, mengakhiri kepemimpinannya atas operasi siber AS dan program intelijen sinyal.

Wakil Kepala Staf Angkatan Udara, Jenderal James C. "Jim" Slife, seorang oilot operasi khusus dengan penugasan ke Irak dan Afghanistan serta pengalaman komando senior di unit Operasi Khusus Angkatan Udara, juga dicopot.

Jenderal Jennifer Short, yang menjabat sebagai penasihat militer senior untuk menteri pertahanan, juga terkena dampak perombakan kepemimpinan baru-baru ini.

Wakil Laksamana Nancy Lacore, yang memimpin Pasukan Cadangan Angkatan Laut, juga dicopot, mengakhiri pengawasannya terhadap kesiapan cadangan, personel, dan integrasi ke dalam operasi tugas aktif.

Laksamana Muda Milton "Jamie" Sands III, komandan Komando Operasi Khusus Angkatan Laut, yang mengawasi operasi Navy SEAL dan pasukan operasi khusus maritim, juga diberhentikan.

Letnan Jenderal Charles Plummer, jaksa agung Angkatan Udara, dicopot bersama dengan Letnan Jenderal Joseph Berger III, jaksa agung Angkatan Darat. Keduanya adalah penasihat hukum utama untuk angkatan masing-masing.

Laksamana Yvette Davids, perwira perang permukaan karir dan pengawas Akademi Angkatan Laut AS, juga dicopot, mengakhiri pengawasannya terhadap pelatihan, pendidikan, dan pengembangan kepemimpinan kadet.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Ngeri, Mayat Korban...
Ngeri, Mayat Korban Kartel Digantung di Jembatan Meksiko Jelang Final Piala Dunia
Balas Dendam, Iran Klaim...
Balas Dendam, Iran Klaim Hancurkan Pusat Data Amazon di Bahrain
Rekomendasi
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
Berita Terkini
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved